Musim Giling Tebu Tahun Ini, PG Sindang Laut Cirebon Kembali Beroperasi
Produksi tebu di wilayah Kabupaten Cirebon terus meningkat dua tahun terakhir ini. Dengan adanya peningkatan itu, Pabrik Gula atau PG Sindanglaut yang tutup sejak 2020, kembali beroperasi untuk musim giling tahun ini.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cirebon - Produksi tebu di wilayah Kabupaten Cirebon terus meningkat dua tahun terakhir ini. Dengan adanya peningkatan itu, Pabrik Gula atau PG Sindanglaut yang tutup sejak 2020, kembali beroperasi untuk musim giling tahun ini.
Bupati Cirebon Imron mengatakan, saat ini luas area perkebunan tebu di Kabupaten Cirebon ada 4.166,60 hektare. Pada 2021, luasnya hanya 3.670,71 hektare.
Menurutnya, kenaikan luasan areal lahan perkebunan tebu terjadi sepanjang dua tahun terakhir. Ini membuktikan semangat dan antusiasme petani untuk menanam tebu masih cukup tinggi.
"Ini dibuktikan dengan adanya pengaktifan kembali PG Sindanglaut pada musim 2023, setelah berhenti giling selama 3 tahun," kata Imron, Kamis 18 Mei 2023.
Dia menyebutkan, giling tebu merupakan kegiatan untuk menuai hasil panen tebu. Dengan adanya giling tebu, otomatis sebagai pertanda berakhirnya penantian petani. Karena mereka harus menunggu selama kurang lebih 10 bulan, untuk bisa memanen tebu.
Sedangkan target tahun pertama beroperasi,PG Sindanglaut menargetkan penggilingan tebu sebanyak 1.827.224 kuintal. Sasaran rendemennya sendiri sebesar 7,50 persen dan produksi gula sebesar 137.526 kuintal.
Imron juga mengaku, petani dan seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Cirebon menyambut baik beroperasinya kembali PG Sindanglaut.
"Dengan dibukanya kembali PG Sindanglaut, petani tebu termotivasi untuk kembali melaksanakan budidaya tebu sesuai Good Agriculture Procedure.
Jadi bahan baku giling di PG Sindanglaut dapat tercukupi dan tanaman tebu kembali menjadi salah satu komoditas unggulan," tukasnya.*** (maman suharman)
Editor : Doni Ramdhani

