12 Tahun Jalan Rusak, Warga Semprot Rombongan Komisi III : Kemana Anggota Dewan Baru Datang Sekarang!!

Kehadiran rombongan Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) ke Desa Tanjungjaya, Kecamatan Cihampelas disambut beragam luapan kekesalan warga.

12 Tahun Jalan Rusak, Warga Semprot Rombongan Komisi III : Kemana Anggota Dewan Baru Datang Sekarang!!

INILAHKORAN, Ngamprah - Kehadiran rombongan Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) ke Desa Tanjungjaya, Kecamatan Cihampelas disambut beragam luapan kekesalan warga.

Pasalnya, selama 12 tahun lebih Jalan Raya Cihampelas- Bunder mengalami kerusakan, baru kali ini para anggota dewan KBB datang untuk berkunjung.

Dalam kunjungan yang dikemas dengan forum diskusi tersebut, para warga mencurahkan kekesalan dan unek-unek berkaitan dengan tidak adanya perhatian untuk memperbaiki jalan sepanjang 12 kilometer itu.

Bahkan, para waga juga mencecar pertanggungjawaban 13 Anggota Komisi III dan menyebut anggota dewan hanya datang bertemu rakyat saat mendekati momen Pemilu saja.

"Kemana anggota dewan baru datang sekarang?. Kami tiap hari berjibaku dengan jalan rusak. Aspirasi kami tak pernah didengar," kata Eneng (47), salah seorang warga Desa Tanjungjaya saat memaparkan aspirasi dihadapan rombongan anggota Komisi III.

Alhasil, pernyataan Eneng tersebut sontak disambut riuh tepuk tangan warga lainnya dan menyoraki 13 Anggota Komisi III yang hadir di Gedung Serba Guna Desa Tanjunjaya.

Tak hanya itu, Eneng juga mempertanyakan fungsi dewan yang malah memuluskan proyek revitalisasi Alun-alun Cililin daripada memperbaiki jalan rusak di desanya.

"Mengapa bapak-bapak dewan ini lebih mendukung rencana pemerintah membangun Alun-alun Cililin ketimbang memperbaiki Jalan Raya Mekarjaya-Tanjungjaya. Padahal jalan di sini urgensinya jelas," sambungnya.

Seperti diketahui, kekesalan warga Tanjungjaya dan Mekarjaya terkait kondisi jalan memang tengah memuncak sejak sebulan terakhir. Bahkan, mereka sempat melancarkan berbagai aksi protes mulai dari memasang pohon pisang di bahu jalan hingga kampanye golput pada Pemilu Serentak 2024.

Tak hanya para warga, Kepala Desa Tanjungjaya, Tintin Marlina juga turut meluapkan kekesalannya. Ia tak segan untuk memberikan kritik pedas pada anggota legislatif tersebut.

Menurutnya, masyarakat sudah tidak tahan dengan kondisi jalan makin hari makin parah. "Bahkan, badan jalan kerap jadi kubangan apabila hujan turun dan penuh lobang serta debu saat musim kemarau tiba," ucapnya.

Ia berharap, kehadiran wakil rakyat ke Desa Tanjungjaya bukan untuk kampanye mendulang suara, namun menjalankan fungsi yakni memperjuangkan aspirasi rakyat.

"Sejak dilantik hingga sekarang jelang pemilihan wakil rakyat lagi. Baru terlihat wajah-wajah wakil rakyat," ucapnya.

"Mudah-mudahan kedatangannya lain rek mepende atau memberi angin surga, karena ingin dipilih lagi. Tapi membuktikan tugas dan fungsinya sebagai wakil rakyat," tegasnya.

Ia pun meminta, para anggota dewan bisa mendengar dan melihat langsung kondisi kerusakan jalan Mekarjaya-Tanjungjaya.

Menurutnya, saat ini bukan lagi DPRD banyak bicara atau janji, tapi berikan bukti nyata kepada warga.

"Wakil rakyat turun naik mobil, acara di gedung hotel bintang lima, sementara rakyat tiap hari berjibaku dengan jalan rusak menyebabkan telat berangkat sekolah dan kegiatan usaha, hingga sering celaka," tegasnya.*** (agus satia negara).


Editor : Ahmad Sayuti