Penataan Teras Cihampelas Masuk Tahap Lelang, 30 UMKM Bakal Direlokasi
Pemprov Jabar menyiapkan lelang penataan Teras Cihampelas. Sekitar 30 UMKM kuliner akan direlokasi dan bangunan liar di kawasan tersebut ditertibkan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai menyiapkan proses lelang sebagai tahapan awal sebelum penataan menyeluruh kawasan Cihampelas'>Teras Cihampelas, Kota Bandung.
Kepala Satpol PP Jawa Barat Akhmad Taufikurrahman mengatakan, persiapan administrasi lelang proyek saat ini tengah berjalan. Setelah pemenang lelang ditetapkan, pekerjaan penataan akan segera dilaksanakan.
"Untuk Teras Cihampelas posisi sekarang sedang proses persiapan lelang ya, persiapan lelang segera dilaksanakan. Jika sudah ada pemenang, itu akan segera dilaksanakan, kemudian kami akan melakukan penataan secara total seperti itu," kata Akhmad saat ditemui di sela pembongkaran bangunan liar di ruang milik jalan (Rumija) kawasan Jalan Cihampelas, Kota Bandung, Kamis 24 September 2026.
30 Bangli Ditertibkan
Sebelum penataan menyeluruh dilakukan, Pemprov Jabar bersama Pemerintah Kota Bandung melakukan penertiban bangunan liar yang berada di Rumija kawasan Cihampelas.
Sekitar 30 bangunan liar akan dibongkar. Dari jumlah tersebut, 15 di antaranya merupakan pedagang kaki lima (PKL) yang masih aktif berjualan.
Selain bangunan liar, pemerintah juga menertibkan sejumlah reklame yang berdiri di atas Rumija Jalan Cihampelas.
Akhmad mengatakan penertiban tersebut dilakukan untuk mengembalikan fungsi ruang milik jalan, ruang terbuka hijau, dan fasilitas umum agar kawasan Cihampelas lebih tertata dan nyaman.
"Selama ini dimanfaatkan oleh beberapa orang. Harus berkeadilan, melakukan penertiban ini Insya Allah di seluruh wilayah Kota Bandung," ujarnya.
30 UMKM Kuliner Bakal Direlokasi
Sebelumnya, Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman mengatakan Pemprov Jabar telah mendata sekitar 30 pelaku UMKM kuliner yang terdampak penataan Teras Cihampelas.
Para pedagang tersebut akan direlokasi ke lokasi baru di kawasan sekitar Balubur Town Square (Baltos).
"Kami sudah identifikasi ada 30 UMKM, para pedagang makanan ya kuliner di atas, di Teras Cihampelasnya yang akan kita relokasi ke samping Baltos. Kita sedang tata di sana," kata Herman.
Selain merelokasi pedagang, Pemprov Jabar juga menyiapkan penertiban terhadap sekitar 10 bangunan liar di kawasan Jalan Cihampelas.
"Kemudian ada kurang lebih 10 bangunan liar yang akan kita tertibkan juga. Ya ini bangunan liar kita akan relokasi, kita akan edukasi sehingga Jalan Cihampelas betul-betul jalan yang tertib, yang indah, yang rapi, yang pada akhirnya akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di Bandung sebagaimana desain awal dan tentu sekarang setelah oleh provinsi harus jauh lebih baik," ujarnya.
Kembalikan Identitas Cihampelas
Herman mengatakan penataan Cihampelas dilakukan setelah ruas jalan tersebut beserta Teras Cihampelas menjadi bagian dari barang milik daerah (BMD) Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Revitalisasi diarahkan untuk mengembalikan karakter Cihampelas sebagai salah satu kawasan ikonik Kota Bandung sekaligus menghidupkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat.
"Dan kami direct langsung ya, untuk melaksanakan penataan sebagaimana instruksi dari Pak Gubernur, Kang Dedi Mulyadi, agar apa? Agar Cihampelas kembali ke jati dirinya. Menjadi kebanggaan kita dan menjadi salah satu pusat pertumbuhan, ya pusat pengembangan ekonomi terutama UMKM," katanya.
Menurut Herman, identitas Cihampelas sebagai kawasan perdagangan jeans juga menjadi salah satu potensi lokal yang akan diperkuat dalam penataan kawasan.
"Kita ketahui bahwa salah satu khasnya Cihampelas adalah jeans ya dan Insya Allah dalam waktu yang tidak terlalu lama, kita akan tata sedemikian rupa, kita akan tertibkan, dan pada akhirnya Cihampelas menjadi kebanggaan warga Bandung, kebanggaan Jawa Barat," tuturnya.
Teras Cihampelas Kembali Jadi Ruang Publik
Selain penataan fisik, Teras Cihampelas akan diaktifkan kembali sebagai ruang publik sekaligus ruang ekonomi bagi masyarakat.
Konsep yang disiapkan mencakup penataan food court, arena komunal, hingga galeri yang mengangkat sejarah dan fesyen Cihampelas.
"Kita sedang melakukan akselerasi, aktivasi, dan penataan Teras Cihampelas. Prinsipnya, dari masyarakat, oleh masyarakat, untuk masyarakat," ujar Herman.
Ia menegaskan, pengembangan kawasan akan mengandalkan potensi lokal dengan melibatkan PKL dan masyarakat dalam proses aktivasi Teras Cihampelas.
"Semua potensi lokal di kawasan Teras Cihampelas ini, PKL dan warga masyarakat, bahu-membahu bersama dengan Pemerintah Kota Bandung, didukung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, untuk mengaktivasi Teras Cihampelas ini," katanya.
Herman berharap penataan tersebut dapat mengubah wajah Teras Cihampelas sekaligus mengembalikan fungsinya sebagai ruang ekonomi dan publik yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Food court ditata, kemudian arena komunal dan lain sebagainya ditata, termasuk juga nanti galeri sejarah, fashion, dan lain sebagainya. Insya Allah, doakan dalam waktu yang tidak terlalu lama, Teras Cihampelas akan lebih bagus, lebih nyaman, dan memberikan manfaat untuk warga Kota Bandung dan Jawa Barat," pungkasnya.***
Editor : JakaPermana

