13 Korban Ledakan SMAN 72 Jakarta Masih Dirawat di RSIJ Cempaka Putih, Dua di Antaranya di Ruang ICU
Beberapa korban ledakan di SMAN 72 Jakarta masih dirawat, bahkan dua orang berada di ICU.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Jakarta - Sebanyak 13 korban ledakan di SMAN 72 Jakarta hingga kini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Islam Jakarta (RSIJ) Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Sementara satu pasien lainnya telah diizinkan pulang setelah kondisinya membaik.
“Hari ini satu pasien sudah dipulangkan, sementara 13 orang masih dirawat di rumah sakit,” ujar Direktur RSIJ Cempaka Putih, dr. Pradono Handojo, di Jakarta, Minggu (10/11) malam.
Dari jumlah tersebut, dua pasien masih berada di ruang perawatan intensif (ICU) karena kondisi mereka memerlukan pengawasan ketat. Menurut Pradono, keduanya sudah menunjukkan perkembangan positif.
“Pagi tadi, kedua pasien di ICU sudah sadar dan bisa melakukan kontak mata serta gerakan ringan. Kami optimis kondisinya akan terus membaik,” jelasnya.
Sementara itu, 11 pasien lainnya menjalani perawatan di paviliun atau kamar rawat inap. Pihak rumah sakit memperkirakan, proses pemulihan fisik para korban akan berlangsung selama satu hingga dua minggu ke depan.
“Kami fokus memulihkan kondisi fisik mereka terlebih dahulu. Setelah itu, kami akan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan peristiwa serupa tidak terulang,” tambahnya.
Hingga Minggu malam, sebanyak 68 dari 96 korban ledakan SMAN 72 Jakarta telah pulang ke rumah masing-masing. Sementara 28 korban lainnya masih menjalani perawatan di beberapa rumah sakit di kawasan Cempaka Putih.
Rinciannya, RS Islam Cempaka Putih masih merawat 13 pasien, RS Yarsi menangani 14 pasien, dan RS Pertamina Jaya merawat satu pasien.
Peristiwa ledakan di SMAN 72 Jakarta Utara pada Jumat (7/11) lalu sempat mengejutkan publik dan menyebabkan puluhan siswa serta guru mengalami luka akibat ledakan yang diduga berasal dari bahan peledak rakitan.
Editor : Firda Rachmawati
