22 Pengedar Narkoba Ditangkap di Bandung, Modusnya Ada yang Diselipkan di Alat Kelamin Pakai Kondom

Sepekan menjelang perayaan Natal dan malam pergantian tahun, Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polrestabes Bandung telah mengungkap berbagai kasus peredaran narkoba.

22 Pengedar Narkoba Ditangkap di Bandung, Modusnya Ada yang Diselipkan di Alat Kelamin Pakai Kondom
Kapolrestabes Bandung Kombes Budi Sartono mengatakan, sebanyak 16 kasus peredaran narkoba berhasil diungkap oleh Satresnarkoba Polrestabes Bandung. Kegiatan tersebut dalam rangka program Asta Cita pengungkapan kasus narkoba khususnya di wilayah Polrestabes Bandung. (cesar yudistira)

INILAHKORAN, Bandung - Sepekan menjelang perayaan Natal dan malam pergantian tahun, Satuan Reserse (Satres) narkoba Polrestabes Bandung telah mengungkap berbagai kasus peredaran narkoba.

Kapolrestabes Bandung Kombes Budi Sartono mengatakan, sebanyak 16 kasus peredaran narkoba berhasil diungkap oleh Satresnarkoba Polrestabes Bandung. Kegiatan tersebut dalam rangka program Asta Cita pengungkapan kasus narkoba khususnya di wilayah Polrestabes Bandung.

"Kita berhasil menangkap, mengungkap 16 kasus dengan jumlah tersangka 22 orang dengan perincian perempuan 1 orang dan laki-laki 21. Total barang bukti ini total ya dengan 16 kasus ini ada 9 kilogram, atau 9.733 gram untuk jumlah total sabu-sabu yang bisa kita tangkap dan untuk daun ganja kering ada 72 gram," ucap Budi di Mapolrestabes Bandung, Senin (23/12/2024).

Dia mengatakan, lanjut Budi, yaitu ditangkapnya seorang perempuan berinisial SA yang menyelundupkan sabu ke Rutan Kebonwaru Bandung. Tersangka SA ditangkap setelah ditemukan sabu yang disembunyikan di alat kelaminnya.

"Modusnya mengirimkan sabu permintaan dari dua warga binaan di rutan, salah satunya adalah suami dari tersangka. Suaminya punya teman di dalam yang bisa memberikan sabu-sabu untuk dipakai di dalam. Suaminya membujuk istrinya untuk membawa sabu tersebut, jadi dikirim lewat ojek online, bentuk kue, akhirnya diajarkan oleh temannya warga binan agar dimasukkan di dalam kondom, untuk ditaruh di alat kelamin," jelas Budi. 


Editor : Doni Ramdhani