226.579 Dokumen Calon Peserta Didik PPDB 2024 Tahap II Rampung Diverifikasi
Plh Kepala Dinas Pendidikan Jabar Ade Afriandi mengungkapkan, sebanyak 226.579 dokumen calon peserta didik PPDB 2024 Tahap II telah diverifikasi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Plh Kepala Dinas Pendidikan Jabar Ade Afriandi mengungkapkan, sebanyak 226.579 dokumen calon peserta didik PPDB 2024 Tahap II telah diverifikasi.
Dia menegaskan, 90 persen lebih dari dokumen calon peserta didik PPDB 2024 Tahap II itu dinyatakan diterima di sekolah tujuan mereka.
"Jadi, pada tahap ini sampai dengan 1 Juli pukul 00.00 WIB (kemarin) itu yang terverifikasi dokumennya total sudah ada 226.148 dokumen calon peserta didik PPDB 2024 Tahap II," ujar Ade saat dikonfirmasi, Selasa 2 Juli 2024.
Dia menambahkan, saat ini panitia PPDB 2024 terus melakukan verifikasi dan validasi kepada calon peserta didik yang telah melakukan pendaftaran.
"Tapi dari data sampai dengan pagi tadi, masih beberapa sekolah yang belum menyelesaikan proses verval (verifikasi-validasi). Tapi untuk jumlahnya memang sudah mengecil, kemarin ratusan sekarang (sekolah) yang belum verval, nah sekarang hanya puluhan tapi tersebar mulai dari Bekasi, Cirebon, Bogor, Depok, Karawang," imbuhnya.
Disinggung soal adanya calon siswa yang didiskualifikasi di tahap 2, Ade memastikan bahwa pantia PPDB khususnya di satuan pendidikan terus melalukan pengawasan.
"Tapi karena ini belum diumumkan, jadi belum ada karena yang didiskualifikasi itu karena sudah diumumkan kemudian berdasarkan pendalaman dan akhirnya ditemukan tidak sesuai dengan Pergub, itu akan dianulir atau didiskualifikasi," ungkapnya
Meski begitu, Ade menuturkan pihaknya akan terus melakukan verifikasi dan validasi untuk menentukan dokumen atau persyaratan yang diberikan oleh calon peserta baru sesuai degan kentutan.
"Karena pengumuman belum masih ada waktu 1 hari lagi, nah semua satuan pendidikan itu terus melakukan verval. Tetapi walaupun belum ada saya yakin panitia ppdb di satuan pendidikan itu akan terus mengawasi dan kalau ada yang tidak memenuhi persyaratan itu akan langsung didiskualifikasi," ucapnya.
Editor : Doni Ramdhani

