TXT Kembali Diganggu Sasaengfan, Taehyun Ungkap Makanan yang Dipesan di Pesawat Tiba-tiba Ganti Menu
Taehyun ceritakan bahwa TXT baru saja diganggu sasaengfan di mana makanan mereka di pesawat diganti oleh sasaengfan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
inilahkoran - Baru- baru ini, member TXT Taehyun melaporkan bahwa seorang sasaeng fan telah mengganggunya.
Taehyun TXT melaporkan hal ini oada penggemarnya MOA melalui platform komunikasi penggemar Weverse.
Taehyun berbagi, “ketika kami (TXT) hendak kembali ke Korea setelah acara tanda tangan penggemar yang menyenangkan dengan MOA, seseorang telah memesan terlebih dahulu dan mengubah Makanan dalam Pesawat untuk kursi para member."
"Tidak masalah jika kami tidak memakannya, tetapi saya tidak mengerti mengapa mereka melakukannya dan bagaimana sistem ini memungkinkan orang lain mengubah Makanan orang lain,” protes Taehyun TXT.
Beberapa maskapai penerbangan memperbolehkan penumpang memilih Makanan terlebih dahulu dengan mempertimbangkan keyakinan agama dan alergi.
Untuk mengubah Makanan dalam Pesawat, diperlukan informasi pribadi.
Hal ini menimbulkan kekhawatiran bahwa informasi sensitif mungkin telah bocor ke Sasaengfan.
Taehyun meyakinkan penggemar yang khawatir dengan menambahkan, “Aku sudah makan sebelumnya, jadi jangan khawatir.”
Keluhan terus-menerus dari bintang K-Pop tentang perilaku tidak pantas dari penggemar Sasaengfan sungguh memprihatinkan.
Sementara itu, bulan lalu, HYBE mengajukan gugatan terhadap operator akun media sosial yang dituduh memperoleh dan memperdagangkan informasi penerbangan artis mereka secara ilegal.
HYBE menyatakan, “sejak tahun lalu, kami telah membentuk satuan tugas khusus untuk menanggapi perdagangan ilegal informasi penerbangan artis K-Pop."
"Kami telah mengidentifikasi beberapa akun media sosial yang terlibat dalam perdagangan ilegal informasi penerbangan artis dan telah menyerahkan bukti kepada polisi,” tutur HYBE.
Berdasarkan bukti-bukti ini, polisi melakukan investigasi jangka panjang di dalam dan luar negeri dan mengonfirmasi dakwaan terhadap sejumlah tersangka, dan mengirim mereka ke Kantor Kejaksaan Distrik Pusat Seoul.
HYBE menjelaskan, “hasil investigasi menunjukkan bahwa para tersangka meraup keuntungan jutaan hingga miliaran won dengan memperdagangkan informasi penerbangan artis. Informasi tersebut diperjualbelikan secara ilegal melalui chat dan DM.”
Mereka menambahkan, "informasi yang diperdagangkan secara ilegal itu digunakan untuk mengetahui detail tempat duduk artis terlebih dahulu, yang memungkinkan para tersangka untuk naik ke Pesawat yang sama dan mencoba melakukan kontak dekat, terlibat dalam perilaku menguntit."
"Ada juga kasus di mana mereka secara sewenang-wenang mengubah tempat duduk artis dan Makanan dalam Pesawat atau membatalkan reservasi penerbangan, mengganggu jadwal dan menyebabkan kerugian bagi artis dan operasi perusahaan hiburan."
“Penjualan atau pembelian informasi penerbangan secara ilegal merupakan tindakan ilegal yang jelas-jelas mengancam keselamatan dan menimbulkan kecemasan bagi para artis."
"Hal ini juga dapat menyebabkan insiden keselamatan di bandara dan di Pesawat. Kami akan mengambil tindakan tegas terhadap kejahatan ini, dengan mengikuti kebijakan tanpa toleransi tanpa penyelesaian atau keringanan hukuman,” tegas HYBE.***
Editor : Irma Nurfajri


