3.706 Titik PJU Terpasang di Cimahi, Dishub Akui Masih Butuh 380 Titik Lagi
Penerangan Jalan Umum (PJU) Kota Cimahi sudah 3.706 titik terpasang. Dishub menargetkan tambahan 380 titik untuk menjamin keselamatan lalu lintas malam.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Penerangan Jalan Umum (PJU) Kota Cimahi kini telah terpasang di 3.706 titik, menjadi sarana penting untuk keselamatan dan kelancaran lalu lintas malam hari.
Namun, berdasarkan data Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi, masih terdapat 380 titik PJU yang perlu dipasang untuk memenuhi total kebutuhan 3.985 titik.
Kepala Dishub Kota Cimahi Endang mengatakan, pihaknya tidak hanya fokus pada pembangunan baru, tetapi juga pemeliharaan agar penerangan tetap optimal.
“Banyak titik PJU yang terhalang oleh pohon, daun, atau ranting. Beberapa ruas jalan sudah kami lakukan pemangkasan bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk memastikan penerangan maksimal,” ujar Endang, Kamis (15/1/2026).
Pada 2026, Dishub merencanakan pembangunan jaringan PJU baru dengan fokus pada wilayah strategis. Salah satu prioritas adalah Jalan Raden Demang.
Di sana akan dipasang PJU dekoratif untuk mempercantik kawasan perkantoran Pemkot Cimahi setelah Bundaran Jati.
“Jalan Raden Demang sudah lebih dari 10 tahun tidak mengalami peningkatan, jadi tahun ini akan kami berikan sentuhan baru dengan PJU dekoratif,” tambah Endang.
Selain itu, PJU juga akan dipasang di sisi kiri Jalan Gatot Subroto (Gatsu), setelah sebelumnya hanya terpasang di sisi kanan dari Simpang Amir Mahmud hingga Kodim.
“Jalan Gatsu cukup lebar, jadi perlu penerangan yang merata di kedua sisi,” jelasnya.
Endang menjelaskan, dengan anggaran sekitar Rp1,6 miliar untuk pembangunan dan pemeliharaan PJU tahun ini, sebagian dialihkan ke Penerangan Jalan Lingkungan (PJL) dan Penerangan Jalan Gedung (PJG) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUR).
“Kami menargetkan memasang sekitar 40 titik PJU baru, serta melakukan peremajaan dengan menyempurnakan jarak antar tiang yang tidak ideal,” ujar Endang.
Saat ini, kebutuhan PJL mencapai 6.128 titik dengan 4.646 titik terpasang, sementara PJG membutuhkan 30.683 titik dengan 13.764 titik yang sudah terpasang. Hampir seluruh ruas jalan kota telah memiliki jaringan PJU, meski sebagian perlu diperbarui karena usia lampu rata-rata 8–10 tahun.
“Untuk Jalan Kolmas yang merupakan jalan provinsi, Dishub telah mengajukan revitalisasi PJU ke pemerintah provinsi karena masih menggunakan lampu lama. Semoga pengajuan ini bisa direalisasikan tahun ini,” pungkas Endang. ***
Editor : Gin gin T Ginulur
