4.200 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Arus Mudik Lebaran 2026 di Jawa Barat
Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai memperkuat kesiapan menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai memperkuat kesiapan menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.
Sebanyak lebih dari 4.200 Personel Gabungan disiagakan untuk menjaga kelancaran transportasi sekaligus mengantisipasi berbagai potensi gangguan di jalur perjalanan.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, Dhani Gumelar mengatakan, kesiapsiagaan tersebut ditandai dengan pelaksanaan apel pengamanan yang melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan sektor transportasi.
Seluruh personel dari Dishub provinsi maupun kabupaten/kota telah dipersiapkan untuk mendukung pengamanan arus mudik dan arus balik yang diperkirakan mulai meningkat pada 14 hingga 29 Maret 2026.
“Mengamankan, mengawal masyarakat yang akan melakukan kegiatan mudik, berwisata dan berlibur pada Lebaran tahun ini. Kalau gabungan, kita ada 4.200 lebih yang akan kami tempatkan di seluruh tempat di Jawa Barat,” ujar Dhani di Aula UPTD ASDP Dishub Jabar, Cinunuk, Kabupaten Bandung, Senin 9 Maret 2026.
Menurutnya, ribuan personel tersebut merupakan gabungan dari berbagai unsur, mulai dari pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, hingga dukungan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Seluruh personel akan disebar di sejumlah titik strategis untuk melakukan pengaturan lalu lintas serta memberikan pengamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan.
Dhani menjelaskan, fokus pengamanan akan diarahkan pada lokasi-lokasi yang selama ini dikenal rawan kepadatan kendaraan, titik rawan kecelakaan, hingga kawasan yang berpotensi terdampak bencana alam.
“Terutama di lokasi yang punya potensi kerawanan kemacetan, kecelakaan dan tambahan, karena saat ini kita masih dalam kondisi curah hujan cukup tinggi, mungkin di beberapa yang memiliki kerawanan terhadap kebencanaan,” ucapnya.
Selain pengamanan di jalur transportasi utama, Dishub Jabar juga menyiapkan koordinasi lintas sektor dengan kepolisian, pengelola jalan tol, serta pemerintah daerah guna memastikan pengaturan lalu lintas berjalan optimal selama periode Lebaran.
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi tingginya aktivitas masyarakat yang tidak hanya melakukan perjalanan mudik, tetapi juga berwisata dan berlibur ke berbagai destinasi di Jawa Barat selama masa libur panjang Idulfitri.
Dengan penempatan ribuan personel di lapangan, pemerintah berharap arus mudik dan balik Lebaran 2026 di Jawa Barat dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar, sekaligus meminimalkan risiko kemacetan maupun kecelakaan di jalur transportasi utama.***
Editor : JakaPermana
