46 KDKMP Beroperasi di Kabupaten Bogor, 19 Lainnya Masih Dibangun
Sebanyak 46 KDKMP telah beroperasi di Kabupaten Bogor, sedangkan 19 lainnya masih dibangun. Pemkab Bogor mendorong percepatan pembangunan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Sebanyak 46 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah beroperasi di Kabupaten Bogor. Sementara itu, 19 KDKMP lainnya masih dalam tahap pembangunan karena sejumlah kendala, termasuk belum tersedianya lahan.
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, saat meninjau KDKMP di Kelurahan Pakansari, Kecamatan Cibinong, bersama Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bogor Iman Wahyu Budiana serta Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Mely Karmelia, Jumat (16/10/2026).
Jaro Ade mengatakan, pemerintah daerah mendorong agar pembangunan KDKMP yang belum rampung dapat segera diselesaikan secara bertahap sehingga bisa mulai beroperasi.
"Bukan hanya di Kelurahan Pakansari dan 45 desa lainnya, 19 kelurahan secepatnya bisa diselesaikan pembangunannya, secara bertahap agar bisa beroperasi," tutur Jaro Ade kepada wartawan.
Ia menjelaskan, jumlah KDKMP yang semestinya sudah dapat beroperasi saat ini diperkirakan mencapai 80 unit. Namun, realisasinya masih terkendala ketersediaan lahan di sejumlah wilayah.
"Memang ada beberapa tahapan yang dilaksanakan oleh pemerintah pusat. Yang sudah siap lahannya, dibangun, sehingga pengoperasiannya pun juga harusnya sekarang kurang lebih 80 yang sudah bisa beroperasi," terangnya.
Meski menghadapi kendala tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor menyatakan siap mendukung percepatan pembangunan KDKMP di desa dan kelurahan. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat peran koperasi dalam mendorong perekonomian masyarakat.
Jaro Ade juga mengajak berbagai pihak untuk saling mendukung dan membangun kolaborasi dalam pelaksanaan program tersebut, termasuk dengan para pelaku usaha.
"Terkait dengan implementasi dari Asta Cita, kita berharap ke depan semua pihak saling mendukung, berkolaborasi, terintegrasi dengan semua para pengusaha," tukasnya.***
Editor : JakaPermana
