5 Tips Sehat untuk Ibu Hamil yang Ingin Puasa Ramadan, Salah Satunya Minum Vitamin

Ibu hamil boleh ikut puasa Ramadan asal harus memperhatikan hal-hal yang dianjurkan oleh dokter kandungan seperti konsumsi vitamin.

5 Tips Sehat untuk Ibu Hamil yang Ingin Puasa Ramadan, Salah Satunya Minum Vitamin
Ilustrasi ibu hamil yang ikut puasa Ramadan.

INILAHKORAN, Bandung - Bulan Ramadan tinggal menghiung hari, dan bagi ibu hamil yang ingin melaksanakan puasa juga diperbolehkan.

Akan tetapi ibu hamil boleh puasa Ramadan asalkan dalam keadaan ibu dan janinnya sehat, berat janinnya normal dan mendapatkan izin dari dokter.

Trimester kedua umumnya waktu paling aman untuk ibu hamil ikut puasa Ramadan karena biasanya kondisi ibu dan janinnya dalam keadaan kuat dan sehat.

Namun perlu diingat, ibu hamil juga boleh membatalkan puasa jika merasakan pusing, lemas, pingsan, mual muntah atau janin jarang bergerak.

Untuk pada ibu hamil berikut ini ada beberapa tips untuk melaksanakan puasa di bulan Ramadan yang aman. Pastikan juga sudah konsultasi dengan dokter terkaitkondisi kesehatan Anda.

Tips Puasa Ramadan untuk Ibu Hamil

1. Konsumsi Makan Sumber Energi saat Sahur

Pilih menu makan sahur yang memiliki nutrisi yang mencukupi kebutuhan janin dan menjaga kesehatan ibu selama berpuasa.

2. Jangan Lupa Minum Vitamin

Beberapa asupan suplemen yang penting untuk ibu hamil adalah asam folat untuk mencegah cacat saat bayi lahir.

Vitamin D dan Kalsium juga dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tulang serta zat besi agar ibu tidak mengalami anemia.

3. Hindari Langsung Makan Berat saat Buka Puasa

Sebaiknya ibu hamil tidak langsung mengonsumsi makanan berat saat buka puasa. Ibu hami bisa mengonsumsi buah kurma dulu sebanyak tiga buah untuk mengendalikan kadar gula menjadi normal.

4. Hindari Makanan Berlemak Tinggi

Pada waktu jeda saat berbuka puasa dan sahur, sebaiknya ibu hamil menghindari mengonsumsi makanan yang berlemak tinggi.

5. Hindari Minuman Berkafein dan Perbayak Air Putih

Ibu hamil harus menghindari konsumsi minuman yang mengandung kafein termasuk teh. Sebaiknya perbanyak minum air putih saja.***


Editor : Irma Nurfajri