Jennie BLACKPINK Beli Gedung Bekas Kedutaan Irak, Kemenlu Sampai Turun Tangan
Kemenlu sampai turun tangan beri kejelasan saat Jennie BLACKPINK dikabarkan beli gedung bekas Kedutaan Irak.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Jennie BLACKPINK saat ini memiliki agensi sendiri ODDATELIER yang dibuat untuk menaungi aktivitas solonya.
Memiliki agensi pribadi, tentunya Jennie BLACKPINK jiga harus memiliki kantor untuk karyawannya bekerja di agensi.
Dan baru-baru ini, Jennie BLACKPINK rikabarkan telah membeli sebuah gedung bertingkat untuk kantor agensi.
Namun kabarnya Jennie BLACKPINK telah membeli gedung yang dulunga digunakan sebagai tempat Kedutaan Irak di Seoul.
Jennie BLACKPINK terseret dalam rumor terkait pembelian properti terbarunya, dan Kementerian Luar Negeri Irak harus turun tangan untuk membantah rumor tersebut.
Telah dikonfirmasi bahwa Jennie telah membeli sebuah bangunan di dekat Kota Baru Hannam seharga 20,0 miliar KRW (sekitar 13,9 juta dolar AS).
Berita itu menimbulkan kehebohan, terutama karena diberitakan bahwa Jennie BLACKPINK membayar properti tersebut secara tunai.
Namun, tak lama kemudian media ramai dengan klaim bahwa bangunan yang dibeli sang idola adalah Kedutaan Besar Irak.
Karena negara pengirim seringkali memiliki gedung Kedutaan asing, para penggemar mengira Jennie BLACKPINK telah membeli properti milik negara Irak.
Saat rumor menyebar luas, Kementerian Luar Negeri Irak mengeluarkan pernyataan resmi untuk mengklarifikasi fakta.
Mereka membantah bahwa bangunan yang dibeli Jennie BLACKPINK adalah milik Republik Irak.
Kementerian menjelaskan bahwa Irak tidak memiliki gedung Kedutaan atau properti tempat tinggal apa pun di Korea.
Kedutaan di Seoul beroperasi dari tempat yang disewa, yang menyiratkan bahwa properti tersebut dimiliki secara pribadi.
Jadi, meskipun benar bahwa bangunan yang dibeli Jennie BLACKPINK sebelumnya disewa oleh pemerintah Irak untuk Kedutaan besarnya, dia sebenarnya tidak membeli properti milik pemerintah asing.***
Editor : Irma Nurfajri


