Penggemar Minta Jennie BLACKPINK Berhenti Kerja sama dengan Adidas yang Dukung Israel

Jennie BLACKPINK diminta penggemar untuk berhenti kerja sama dengan Adidas yang mendukung Israel.

Penggemar Minta Jennie BLACKPINK Berhenti Kerja sama dengan Adidas yang Dukung Israel
Jennie BLACKPINK.

INILAHKORAN, Bandung - Jennie BLACKPINK kini kembali bekerja sama dengan merek Adidas namun respon penggemar jadi sorotan.

Menurut publikasi Inggris The Fashion Times dan The Times of Israel pada 9 September, reaksi negatif muncul setelah agensi Jennie BLACKPINK, OA Entertainment, meluncurkan foto-foto kampanye untuk koleksi hasil kolaborasi pertamanya dengan Adidas pada 7 September. 

Beberapa penggemar di luar negeri dan pengguna online kemudian mendesak rapper BLACKPINK itu untuk menjauhkan diri dari merek tersebut.

Jennie BLACKPINK baru-baru ini meluncurkan koleksi hasil kolaborasi pertamanya dengan Adidas, yang berjudul “Adidas Originals by JENNIE.” 

Ketika Adidas mengumumkan koleksi tersebut pada 28 Agustus, perusahaan tersebut mengungkapkan bahwa Jennie BLACKPINK telah berpartisipasi sebagai salah satu perancang.

Meskipun dia telah bekerja sama dengan Adidas sebagai model dan duta merek selama beberapa tahun, ini menandai pertama kalinya dia terlibat langsung dalam mendesain produk dengan namanya sendiri. Koleksi tersebut dirilis secara global pada 1 September.

Namun, waktu perilisan foto-foto kampanye tersebut bertepatan dengan meningkatnya kritik internasional dan seruan boikot seputar iklan Adidas yang dirilis di Israel.

Beberapa pengguna meninggalkan komentar pada unggahan terkait Jennie BLACKPINK yang mendesaknya untuk "tolong tinggalkan merek ini" dan memintanya untuk "menjauhkan diri dari Adidas." 

Yang lain menggunakan tagar "#BoycottAdidas" sambil menyerukan diakhirinya kolaborasi tersebut. 

The Fashion Times juga melaporkan bahwa beberapa penggemar BLACKPINK telah mengkritik hubungan Jennie yang berkelanjutan dengan Adidas.

Kontroversi ini bermula dari iklan Adidas Israel untuk "Layanan Sepatu Tunggal" mereka. Inisiatif ini memungkinkan pelanggan yang hanya membutuhkan satu sepatu untuk membeli satu sepatu dengan harga setengah dari harga sepasang sepatu biasa. 

Adidas Israel menampilkan beberapa atlet penyandang disabilitas dalam kampanye tersebut, termasuk mantan tentara Israel, Shalev Biton.

Biton kehilangan salah satu kakinya pada Mei 2021 setelah sebuah rudal anti-tank ditembakkan dari Jalur Gaza saat ia bertugas di Brigade Infanteri Nahal Israel.

Aktivis pro-Palestina mengkritik Adidas karena menampilkan mantan tentara Israel dalam iklan yang ditujukan kepada penyandang disabilitas anggota tubuh, khususnya di tengah perang yang sedang berlangsung di Gaza dan banyaknya warga sipil serta anak-anak yang dilaporkan menderita cedera yang mengubah hidup mereka. Seruan untuk memboikot Adidas kemudian menyebar secara daring.

Saat kontroversi semakin memanas, Adidas mengeluarkan permintaan maaf pada tanggal 7 September.

Perusahaan tersebut mengatakan bahwa mereka menyadari gambar-gambar yang digunakan dalam promosi lokal baru-baru ini di Israel telah "menimbulkan kekhawatiran dan reaksi keras," menambahkan bahwa tidak ada niat untuk menyinggung dan meminta maaf kepada pihak yang terkena dampak. 

Adidas juga mengklarifikasi bahwa iklan tersebut dibuat oleh tim lokalnya di Israel dan bukan bagian dari kampanye global.

Namun demikian, seiring Jennie BLACKPINK memperluas hubungannya dengan Adidas melampaui perannya sebagai duta merek menjadi seorang desainer bersama, reaksi negatif dan gerakan boikot internasional seputar merek tersebut kini semakin memengaruhi bintang BLACKPINK itu juga.***


Editor : Irma Nurfajri