50 Pengusaha Muda Ikuti Camp Entrepreneur Dispora Kota Bandung

Sebanyak 50 pengusaha muda dari 22 kecamatan di Kota Bandung mengikuti Camp Entrepreneur yang digelar Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung, Selasa 16 September 2025. 

50 Pengusaha Muda Ikuti Camp Entrepreneur Dispora Kota Bandung
Sekda Kota Bandung Iskandar Zulkarnain menekankan, Camp Entrepreneur relatif penting membentuk mental wirausaha yang tangguh. Ia menyebut, persaingan kerja di Kota Bandung semakin ketat seiring jumlah penduduk yang mencapai 2,6 juta jiwa ditambah dengan arus masuk mahasiswa dan tenaga kerja dari luar kota. (istimewa)

INILAHKORAN, Bandung - Sebanyak 50 pengusaha muda dari 22 kecamatan di Kota Bandung mengikuti Camp Entrepreneur yang digelar Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung, Selasa 16 September 2025. 

Sekda Kota Bandung Iskandar Zulkarnain menekankan, Camp Entrepreneur relatif penting membentuk mental wirausaha yang tangguh. Ia menyebut, persaingan kerja di Kota Bandung semakin ketat seiring jumlah penduduk yang mencapai 2,6 juta jiwa ditambah dengan arus masuk mahasiswa dan tenaga kerja dari luar kota.

"Karena itu, kita harus melatih mental agar kuat menghadapi persaingan. Saya berharap, adik-adik yang ikut camp ini mendapat pengalaman berharga dan bisa mempraktikkannya di lingkungan masing-masing. Bandung adalah kota kreatif, sehingga harus terus lahir inovasi-inovasi baru dari para pemuda," kata Iskandar Zulkarnain.

Ia menambahkan, peserta yang terpilih dalam camp merupakan hasil seleksi ketat dari total 3.750 pendaftar. Dari jumlah tersebut, hanya 250 orang yang lolos ke tahap pelatihan awal di lima bidang keterampilan, seperti barista, fotografi dan keterampilan lainnya. Para peserta, terbaik dari pelatihan dasar kemudian dipilih untuk mengikuti Camp Entrepreneur.

Sementara itu, Kepala Dispora Kota Bandung Sigit Iskandar menjelaskan pelatihan tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis. Melainkan juga membekali peserta dengan pemetaan bakat, pembentukan karakter, pendampingan usaha dan bootcamp untuk memperkuat mental kewirausahaan.

"Pelatihan ini bukan sekadar pembekalan dasar. Peserta benar-benar dipersiapkan agar bisa menjadi pengusaha yang tangguh, siap bersaing bahkan berpotensi menjadi trainer bagi pemuda lain di wilayahnya masing-masing," kata Sigit Iskandar.

Pihaknya pun berkomitmen untuk terus memberdayakan alumni pelatihan, agar dapat berkontribusi lebih lanjut. Termasuk sebagai mentor bagi generasi berikutnya. Harapannya, ekosistem kewirausahaan di tingkat kewilayahan dapat tumbuh secara berkelanjutan.


Editor : Doni Ramdhani