59 Pejabat Fungsional KBB Dilantik, Jeje: Jabatan Adalah Amanah, Bukan Hak

Sebanyak 59 pejabat fungsional di lingkuan Pemkab bandung Barat  dari berbagai bidang resmi menjabat setelah menjalani proses pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan, Selasa 13 Januari 2026

59 Pejabat Fungsional KBB Dilantik, Jeje: Jabatan Adalah Amanah, Bukan Hak
Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail

INILAHKORAN.ID – Sebanyak 59 pejabat fungsional di lingkuan Pemkab bandung Barat  dari berbagai bidang resmi menjabat setelah menjalani proses pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan, Selasa 13 Januari 2026.

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail mengatakan pelantikan pejabat  tersebut bukan hanya sekadar ritual kepegawaian, melainkan sebuah pernyataan komitmen untuk mengangkat mutu pelayanan publik hingga ke pelosok daerah.

"Jabatan fungsional bukanlah hak yang bisa dinikmati semaunya, melainkan amanah besar yang harus diemban dengan keahlian, keterampilan, dan integritas yang tak terbantahkan," kata Jeje.

Adapun rincian para pejabat yang mendapatkan dilantik tersebut mencakup berbagai profesi kunci bagi kemajuan daerah, antara lain 7 Pengawas Sekolah Ahli Madya, 41 Pengawas Sekolah Ahli Muda, 1 Dokter Gigi Ahli Madya, 2 Bidan Ahli Muda, 3 Bidan Ahli Pertama, 2 Pranata Laboratorium Kesehatan Ahli Muda, 1 Pranata Komputer Ahli Pertama, 1 Perencana Ahli Muda, dan 1 Perencana Ahli Pertama.

"Setiap nama yang disebutkan membawa harapan besar untuk kemajuan sektor pendidikan dan kesehatan, dua pilar penting pembangunan manusia di KBB," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Jeje menguraikan makna mendalam dari akronim "AMANAH" yang harus diinternalisasi oleh setiap pejabat, yakni Agamis sebagai landasan nilai, Maju sebagai semangat bergerak maju, Adaptif sebagai kemampuan menghadapi perubahan, Nyaman sebagai tujuan pelayanan bagi masyarakat, Aspiratif sebagai kesadaran untuk mendengar suara rakyat, dan Harmonis sebagai fondasi kerja sama antar unsur.

"Khususnya dalam bidang pendidikan dan kesehatan, kita perlu menggerakkan kualitas SDM agar benar-benar menjadi motor penggerak pembangunan yang berkelanjutan," tambahnya.

Kepala BKPSDM KBB, Rega Wiguna menggarisbawahi pentingnya pengembangan kompetensi yang tak pernah berhenti.

"Pelantikan ini adalah titik awal untuk membangun struktur kepegawaian yang berbasis pada kompetensi nyata," kata Rega.

"Etika profesi dan peningkatan kapasitas diri harus selalu menjadi prioritas, karena dedikasi dan integritas adalah kunci untuk mewujudkan pemerintahan yang bermutu," ujarnya.

Pihaknya berharap para pejabat baru seolah menyatakan komitmen mereka untuk mengabdikan diri sepenuhnya bagi kemajuan Kabupaten Bandung Barat.

"Komitmen itu harus tumbuh dari hati, berpijak pada amanah, dan menghadap masa depan dengan langkah yang tegas," ujarnya. ***


Editor : Ahmad Sayuti