Penggemar Marah pada Agensi saat Sunghoon ENHYPEN Dikejar Sasaeng di Bandara

Sunghoon ENHYPEN dikejar sasaeng dibandara tanpa adanya pengawalan penjaga dari agensi yang buat penggemar marah.

Penggemar Marah pada Agensi saat Sunghoon ENHYPEN Dikejar Sasaeng di Bandara
Sunghoon ENHYPEN dikejar sasaeng.

INILAHKORAN, Bandung - Saat ini penggemar Sunghoon ENHYPEN ungkap kemarahan pada agensi grup, BELIFT LAB.

Kemarahan ini diutarakan setelah sebuah video yang dibagikan di platform media sosial X (sebelumnya Twitter) menunjukkan Sunghoon ENHYPEN diikuti ketat oleh beberapa penggemar sasaeng di bandara Internasional Incheon setelah kembali dari jadwal solonya di Shanghai, Tiongkok. 

Klip tersebut merekam adegan kacau di mana tiga hingga empat penggemar sasaeng wanita bergegas menuju Sunghoon ENHYPEN saat dia keluar dari terminal, bahkan terlibat perkelahian fisik untuk masuk ke lift bersamanya.

"Mengapa Belift tidak bisa melindungi member dan hanya mengirim 2 staf wanita bersamanya tanpa pengawal?

Di mana perlindungan untuk Sunghoon? Mengapa @BELIFTLAB membiarkan perilaku Saesane? @ENHYPEN," keluh penggemar yang marah.

Yang perlu diperhatikan, video tersebut mengungkapkan tidak adanya pengawal yang terlihat, hanya staf wanita yang menemani sang idola. 

Saat kerumunan berdesak-desakan untuk merekam Sunghoon ENHYPEN dari jarak yang sangat dekat, tidak ada personel yang tampak untuk campur tangan atau mengatasi situasi tersebut.

Rekaman tersebut dengan cepat menjadi viral, memicu gelombang kritik yang ditujukan kepada agensi Sunghoon ENHYPEN, BELIFT LAB. 

Para penggemar mulai membuat tagar seperti #BELIFTLABPROTECTSUNGHOON , #항상성훈이를지켜줄게 (“Kami akan selalu melindungi Sunghoon”) , dan #BELIFTRespectSUNGHOON untuk menuntut pertanggungjawaban dan langkah-langkah keamanan yang lebih baik.

Sementara para penggemar mengecam keamanan yang tidak memadai, beberapa netizen menyoroti dilema yang terus berlanjut seputar perlindungan idola, di mana keamanan yang berlebihan atau minim sama-sama dapat menjadi titik kontroversi.

Insiden ini menambah kekhawatiran yang semakin meningkat tentang keselamatan selebriti, khususnya terkait perilaku sasaeng dan tanggung jawab perusahaan hiburan untuk memastikan kesejahteraan artis mereka selama perjalanan dan penampilan publik.***


Editor : Irma Nurfajri