Aa Gym Mengeluh Minimarket Dekat Masjid Daarut Tauhid Buka Hingga Larut Malam

Pendakwah terkenal, KH Abdullah Gymnastiar yang akrab disapa Aa Gym mengeluhkan terkait keberadaan minimarket yang beroperasi di malam hari, karena dianggap mengganggu.

Aa Gym Mengeluh Minimarket Dekat Masjid Daarut Tauhid Buka Hingga Larut Malam
Pendakwah terkenal, KH Abdullah Gymnastiar yang akrab disapa Aa Gym mengeluhkan terkait keberadaan minimarket yang beroperasi di malam hari, karena dianggap mengganggu.

INILAHKORAN, Bandung - Pendakwah terkenal, KH Abdullah Gymnastiar yang akrab disapa Aa Gym mengeluhkan terkait keberadaan minimarket yang beroperasi di malam hari, karena dianggap mengganggu.

Adapun minimarket yang dimaksud, berada di dekat masjid Daarut Tauhid di Jalan Gegerkalong, Kota Bandung.

Keluhan itu ia sampaikan melalui akun media sosialnya. Ia menganggap aktivitas pengunjung hingga larut malam menganggu dan tidak memberikan contoh.

Pada postingannya itu, ia menegur beberapa pemuda dan pemudi yang masih nongkrong padahal waktu sudah menunjukkan pukul 24.00 WIB. Ia menegur, agar mereka untuk segera pulang.

Para pemuda dan pemudi yang melihat Aa Gym langsung menunduk malu dan menjawab tegurannya.

"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, sahabatku sekalian ini lah masjid Daarut Tauhid suasana jam 12.00 malam hening. Aa mau minta saran sskarang ada Circle K ini yang sampai tengah malam ini banyak orang di sini sampai larut malam," ucap dia sambil menunjukkan lokasi keberadaan minimarket tersebut.

"Hei, di pesantren gini kan gak enak atuh. Dihargai pesantrennya yah ade ade kan udah larut malam ini," sambung Aa Gym.

Ia pun meminta kepada warganet yang dapat membantu menyelesaikan masalah tersebut. Bahkan, Aa Gym menyebut sejumlah nama seperti wali kota Bandung, aparat kepolisian agar bisa turun tangan sebab ia merasa tidak pernah dimintai izin adanya minimarket.

"Ada yang bisa bantukan siapa ya? Pak wali kota atau siapa pak polisi aparat kami tidak pernah dimintai izin untuk adanya kegiatan ini mudah-mudahan ada yang bisa bantu saya merasa tidak tenang tidak nyaman melihat suasana seperti ini," kata dia.


Editor : JakaPermana