Ada Apa David de Gea?
Bisa jadi, David de Gea jadi pemain yang paling terpuruk di skuat Manchester United andai gagal menembus empat besar. Blunder fatal yang dia lakukan datang di saat-saat krusial.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Manchester- Bisa jadi, David de Gea jadi pemain yang paling terpuruk di skuat Manchester United andai gagal menembus empat besar. Blunder fatal yang dia lakukan datang di saat-saat krusial.
Kesalahan terakhir penjaga gawang asal Spanyol, itu terjadi saat Man United ditahan imbang Chelsea 1-1 di Old Trafford, Minggu (29/4/2019) minggu malam WIB.
Man United unggul lebih dulu berkat gol Juan Mata. Sayangnya, Chelsea mampu menyeimbangkan situasi ketika De Gea gagal memotong umpan Antonio Rudiger kepada Marcos Alonso, lalu dengan gampang merobek gawang Man United.
Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer mengatakan David de Gea memiliki kekuatan karakter untuk membalikkan rangkaian kesalahan yang dilakukannya.
Solksjaer juga tegas menyatakan tidak berniat membangkucadangkan penjaga gawang utama Setan Merah itu pada dua pertandingan liga tersisa musim ini.
Tak hanya ketika meladeni Chelsea, De Gea melakukan sejumlah kesalahan tidak perlu pada beberapa pertandingan terakhir.
"Saya sedikit pun tidak meragukan dia karena dia memiliki karakter yang kuat. Dia tahu dia bisa menghalau tembakan itu tetapi itulah sepak bola," kata Solskjaer kepada media massa Inggris seperti dikutip Reuters.
Hasil seri itu membuat United tetap menempati peringkat enam dengan 65 poin dan sekaligus membuat berantakan impian finis empat besar. Mereka berselisih tiga poin di bawah peringkat empat Chelsea dengan dua pertandingan tersisa.
Solskjaer menyebut de Gea sejak lama tepat untuk MU. "Dan kini dia akan melanjutkan periode di mana dia merasa bisa bermain lebih baik lagi," kata Solskjaer.
"Tetapi kami sedikit pun tak punya alasan mencari kambing hitam karena dia sudah sangat sering menyelamatkan kami. Saya akan berbicara dengan David seperti sudah saya lakukan ketika dia bermain bagus, dia bukan alasan kami berada di urutan enam," kata pelatih asal Norwegia itu. (antara)
Editor : Bsafaat

