Ada Sampah Medis di Ciliwung, Ini Reaksi Lurah Sukasari
Satuan petugas (Satgas) Ciliwung bersama Komunitas Peduli Ciliwung (KPC) menemukan sampah medis di aliran Sungai Ciliwung.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bogor - Satuan petugas (Satgas) Ciliwung bersama Komunitas Peduli Ciliwung (KPC) menemukan sampah medis di aliran Sungai Ciliwung.
Sampah medis ditemukan saat aksi bersih-bersih sepanjang area aliran sungai Ciliwung, Kecamatan Bogor Timur hingga wilayah Kecamatan Bogor Tengah, Sabtu (06/07/2019).
Penemuan sampah medis ini bukan pertama kali ditemukan. Sebelumnya, juga ditemukan di daerah Babakan Pasar, Kecamatan Bogor Tengah.
Saat dikonfirmasi, Lurah Sukasari Dicky Iman Nugraha membenarkan, bahwa ada warganya yang membuat sampah medis. Dirinya belum bisa memastikan apakah banyaknya sampah medis tersebut berasal dari rumah ataukah ada sumber lainnya.
"Ya, berdasarkan laporan dari warga serta kunjungan ke rumah, memang benar ada keluarga dari pembuang sampah yang menderita gagal ginjal home care," ungkap Dicky kepada wartawan pada Minggu (07/07/2019).
Dicky melanjutkan, pada intinya memang ada anggota keluarga yang membuang sampah medis ke sungai, tetapi apakah sampah yang ditemukan saat bebersih merupakan sampah dari rumah itu atau bukan masih didalami.
"Karena memang belum ada bukti dan saksi, jadi belum terbukti," tambahnya.
Meski begitu, Dicky menegaskan, kedepan dirinya akan gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai terlebih sampai medis yang pembuangannya harus khusus.
"Langkah yang saya ambil bersama puskesmas pulo armin adalah melakukan edukasi dan peringatan kepada yang bersangkutan untuk tidak lagi melakukan hal yang sama dan kami juga melakukan edukasi dan sosialisasi kepasa warga lainnya agar tidak membuang sampah ke sungai," jelasnya.
Sementara itu, Ketua Komunitas Peduli Ciliwung (KPC) Een Iriawan mengatakan, bahwa sudah beberapa kali sampah medis ditemukan.
"Iya hari Sabtu, sudah ditemukan lagi sampah medis. Tapi sudah diketahui salah satu orang yang membuang sampah medis itu," pungkasnya. (Rizki Mauludi)
Editor : Bsafaat

