INILAH, Bogor- Bupati Bogor Ade Yasin mengapresiasi pembangunan instalasi pengolahan air secara mandiri yang dilakukan oleh developer perumahan Bukit Rancamayar Residence.
Apalagi, developer perumahan ini tidak mengambil air dari pipa instalasi air di Cibinong. Mereka mengambil air dari aliran air dari wilayah sekitar yaitu Sungai Cisadane.
“Beruntung sekali developer perumahan Bukit Rancamaya Residence yang berada di Desa Ciherang Pondok, karena selain mendapatkan pemandangan Gunung Salak dan Gunung Gede Pangrango, warga perumahan ini juga mendapatkan fasilitas layanan air berkualitas dengan adanya istalasi pengolahan air,” ucap Ade Yasin usai meresmikan instalasi pengolahan air kepada wartawan, Minggu (31/3)..
Dia menambahkan setelah instalasi pengolahan air diserahkan ke Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kahuripan maka haruslah dirawat oleh perusahaan plat merah tersebut.
“Saya sudah minta PDAM Tirta Kahuripan merawat instalasi pengolahan air yang merupakan bagian dari prasarana sarana utilitas (PSU) yang diserahkan ke Pemkab Bogor hari ini. Ke depan kami juga meminta PDAM Tirta Kahuripan mandiri dan tidak bergantung pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tingkat II,” tambahnya.
Politisi PPP ini menegaskan dirinya tidak akan memberikan rekomendasi ekplorasi air tanah, oleh karena itu Ia menpersilahkan pihak developer maupun industri untuk memanfaatkan air permukaan (sungai).
“Pemkab Bogor tidak akan lagi memberikan rekomendasi kepada siapapun pihak yang mau mengeksplorasi air tanah ke Pemprov Jawa Barat, apalagi di Kecamatan Caringin yang banyak pabrik air kemasan hingga kita larang
eksplorasi air tanah tersebut,” tegas Ade.
Direktur Utama PDAM Tirta Kahuripan Hasanudin Taher menuturkan instalasi pengolahan air yang diserahkan developer perumahan Bukit Rancamaya Residence bisa melayani 2.500 pelanggan.
“Saat ini pelanggan yang bisa terlayani bisa mencapai 2.500 pelanggan untuk warga perumahan Bukit Rancamaya Residence dan sekitarnya. Ke depan kami akan meningkatkan kemampuan instalasi pengolahan air ini hingga bisa melayani 5.000 pelanggan,” tutur Hasanudin.
Dia melanjutkan untuk membangun instalasi pengolahan air, developer perumahan Bukit Rancamaya Residence diperkirakan mengeluarkan investasi hingga Rp9 miliar.
“Kami bersyukur developer dengan sukarela menyerahkan unit instalasi pengolahan air atau bagian dari PSU-nya kepada PDAM Tirta Kahuripan. Sarana ini akan kami manfaatkan untuk memperluas cakupan pelayanan air di Kecamatan Caringin,” lanjutnya.