Akses Dibuka Kepadatan Terurai
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Cimahi - Hampir dua bulan warga harus mencari jalur lain. Jalan Raden Demang Hardjakusumah, tepat di depan kompleks Pemerintah Kota Cimahi, akhirnya kembali dibuka untuk seluruh lalu lintas, Kamis (8/10).
Pembukaan jalan menjadi kabar baik bagi pengendara yang selama ini harus memutar melalui sejumlah ruas alternatif. Penutupan sejak pertengahan Agustus turut membuat kepadatan muncul di beberapa titik akibat arus kendaraan yang beralih.
Jalur tersebut ditutup untuk pekerjaan perbaikan struktur jembatan sekaligus penguatan saluran drainase. Dua pekerjaan yang dinilai penting untuk memastikan akses di pusat kota tetap kuat dan mampu menghadapi persoalan genangan saat hujan deras.
Sebelum jalan kembali digunakan, Wali Kota Cimahi Ngatiyana turun langsung memeriksa kesiapan jalur. Kondisi struktur jembatan, permukaan jalan, hingga sambungan dengan saluran air menjadi bagian yang diperiksa.
“Saya sudah memeriksa langsung kondisi struktur jembatan, permukaan jalan, hingga sambungan ke saluran air yang belum sepenuhnya rampung namun dipastikan tidak lagi mengganggu pergerakan kendaraan,” kata Ngatiyana.
Hasil pemeriksaan teknis menyatakan struktur jembatan cukup kuat dan aman dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Karena itu, akses kembali dibuka meski masih ada pekerjaan yang belum sepenuhnya selesai.
“Alhamdulillah, jalan yang sudah hampir dua bulan tidak dapat dilalui ini hari ini kembali terbuka untuk sepeda motor maupun kendaraan roda empat. Saya pastikan jembatan sudah dinyatakan kuat dan aman setelah diperiksa secara menyeluruh,” ujarnya.
Pekerjaan yang tersisa terutama berada pada bagian drainase. Ngatiyana mengakui penyempurnaan saluran air belum tuntas 100 persen, tetapi pengerjaannya akan dilanjutkan secara bertahap tanpa kembali menutup akses jalan.
Dengan skema tersebut, kendaraan tetap bisa melintas sementara pekerjaan diselesaikan di sisi jalan. Warga pun diminta memahami masih adanya aktivitas pekerjaan di sekitar jalur.
(agus satia negara/gin)
Editor : Inilahkoran
