Alhamdulillah Kasus Pasien Positif Covid-19 di KBB Turun
Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) kini mulai bisa bernafas lega usai mendapat informasi turunnya kasus konfirmasi COVID-19.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) kini mulai bisa bernafas lega usai mendapat informasi turunnya kasus konfirmasi COVID-19.
Pasalnya, saat ini kasus COVID-19 yang terkonfirmasi positif dan sedang menjalani isolasi mandiri di KBB tersisa dua orang.
Berdasarkan data Dinkes KBB sampai tanggal 15 Desember 2021, total kasus terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 19.143. Dari jumlah tersebut 18.875 di antaranya dinyatakan sembuh dan sebanyak 266 meninggal dunia.
Baca Juga: Disperindag KBB Sebut Kenaikan Harga Jelang Nataru Hal Biasa
Plt Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan mengungkapkan, dirinya bersyukur lantaran kasus COVID-19 di wilayah KBB terus mengalami penurunan.
"Alhamdulillah jumlah kasus COVID-19 di KBB tinggal dua orang lagi yang terkonfirmasi positif," ungkapnya, Jumat 17 Desember 2021.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan salah satu keberhasilan semua pihak yang terus berkolaborasi berupaya menekan potensi penyebaran COVID-19.
"Jajaran Forkopimda KBB terus berupaya memberikan yang terbaik dalam melaksanakan penanganan COVID-19," tuturnya.
Baca Juga: Kelompok Binaan Airlangga Hartarto Kampanye Belanja Produk UMKM di KBB
Ia menyebut, pihaknya dan stakeholder yang lain akan terus melakukan vaksinasi COVID-19 secara masif guna membentuk imunitas di masyarakat.
Termasuk, sambung dia, tidak bosan dan lelah untuk senantiasa mengingatkan semua pihak untuk tetap menjalankan protokol kesehatan dengan baik.
"Meski kasus menurun dan yang positif tinggal dua, jangan lengah dan kendor. Terus disiplin prokes dan lakukan vaksinasi bagi yang belum," sebutnya.
Ia menambahkan, pihaknya bakal terus melakukan langkah antisipasi penyebaran COVID-19 yang dipicu oleh pergerakan masyarakat yang berlebihan.
Baca Juga: Belum Rampung, Pengerjaan Gedung Baru DPRD KBB Kembali Diperpanjang
Terutama, sambung dia, jelang libur Natal dan Tahun Baru yang dikhawatirkan menimbulkan gelombang ketiga penyebaran COVID-19.
"Kami sudah menyiapkan langkah strategis untuk mengantisipasi lonjakan kedatangan wisatawan ke sejumlah tempat wisata. Pengelola wisata juga diingatkan agar disiplin dan menjalankan arahan dari pemerintah agar tidak terjadi muncul kasus COVID-19," tandasnya. *** (Agus Satia Negara)
Editor : inilahkoran


