Persib Runner Up Piala Presiden 2026, Kalah Dramatis 6-7 dari Persebaya Lewat Penalti

Persib Bandung finis sebagai runner up Piala Presiden 2026 usai kalah dramatis 6-7 dari Persebaya Surabaya melalui adu penalti di partai final.

Persib Runner Up Piala Presiden 2026, Kalah Dramatis 6-7 dari Persebaya Lewat Penalti
istimewa

INILAHKORAN.ID-Persib Bandung harus mengubur impian meraih gelar juara Piala Presiden 2026 setelah takluk secara dramatis dari Persebaya Surabaya melalui Adu Penalti pada partai final di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026).

Laga berlangsung sengit selama 120 menit dengan skor imbang 1-1 sebelum ditentukan melalui babak Adu Penalti. Dalam duel tos-tosan, Maung Bandung akhirnya menyerah dengan skor 6-7, sehingga harus puas mengakhiri turnamen sebagai runner up.

Persebaya Unggul Lebih Dulu

Persib tampil dominan sejak peluit awal dibunyikan dengan menguasai jalannya pertandingan. Meski begitu, Persebaya justru mampu membuka keunggulan pada menit ke-20.

Gol berawal dari umpan silang Rachmat Irianto yang berhasil diselesaikan dengan baik oleh Ramadhan Sananta untuk menaklukkan Teja Paku Alam.

Tertinggal satu gol membuat Persib meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya datang empat menit berselang ketika Patricio Matricardi sukses mencetak gol penyeimbang pada menit ke-24.

Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Pergantian Pemain dan Cedera Warnai Babak Kedua

Memasuki babak kedua, pelatih Igor Tolic melakukan sejumlah perubahan untuk meningkatkan daya serang.

Al Hamra Hehanussa masuk menggantikan Ikhwan Ali Tanamal, sementara Dedi Kusnandar dimainkan menggantikan Luciano Guaycochea yang mengalami cedera. Mariano Peralta dan Julio Cesar juga diturunkan untuk menambah kreativitas di lini depan.

Persib beberapa kali memperoleh peluang melalui tendangan bebas maupun sepakan jarak jauh Adam Alis. Namun, rapatnya pertahanan Persebaya membuat peluang tersebut belum mampu dikonversi menjadi gol.

Hingga waktu normal berakhir, skor tetap bertahan 1-1 sehingga pertandingan dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.

Bermain dengan 10 Pemain

Pada extra time, Persebaya tampil lebih agresif dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya.

Penampilan gemilang Teja Paku Alam di bawah mistar gawang membuat Persib tetap bertahan, termasuk saat melakukan penyelamatan penting pada menit ke-108.

Petaka datang bagi Persib pada menit ke-112. Setelah tinjauan Video Assistant Referee (VAR), wasit mengganjar Mariano Peralta dengan kartu merah akibat pelanggaran terhadap Rivera.

Meski harus bermain dengan 10 pemain, Persib mampu mempertahankan skor hingga babak tambahan berakhir.

Strategi Penalti Belum Berbuah Manis

Menjelang Adu Penalti, Igor Tolic membuat keputusan mengejutkan dengan memasukkan Fitrah Maulana menggantikan Teja Paku Alam sebagai bagian dari strategi menghadapi tos-tosan.

Namun, strategi tersebut belum mampu membawa hasil yang diharapkan.

Adu Penalti berlangsung ketat hingga tujuh penendang. Dari kubu Persib, Patricio Matricardi, Ramon Tanque, Kakang Rudianto, Julio Cesar, dan Dedi Kusnandar sukses menjalankan tugasnya.

Sementara Uilliam Barros dan Al Hamra Hehanussa gagal menaklukkan kiper Persebaya.

Di sisi lain, Persebaya berhasil mencetak gol melalui Miguel Pereira, Risto Mitrevski, Yann Mabella, Diogo Ramallo, Walber Motta, dan Gledson. Hanya Yuran Fernandez yang gagal mencetak gol.

Hasil akhir Adu Penalti 7-6 memastikan Persebaya keluar sebagai juara Piala Presiden 2026, sedangkan Persib harus puas membawa pulang gelar runner up setelah perjuangan keras hingga 120 menit pertandingan.***


Editor : JakaPermana