Alhamdulillah! Pemerintah Tambah Bansos Tahun 2022, Kategori Masyarakat Ini Jadi Target Penerimanya
Pemerintah melalui Wapres Maruf Amin memastikan bansos untuk tahun 2022 mengalami penambahan untuk kategori masyarakat khusus.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Pemerintah akan menambah bantuan sosial (bansos) untuk tahun 2022 mendatang.
Wakil Presiden RI Maruf Amin memastikan penambahan bansos untuk tahun 2022 tersebut.
Maruf Amin menerangkan, penambahan bansos untuk tahun 2022 bertujuan mengurangi tingkat kemiskinan ekstrem di wilayah pesisir.
“Penambahan bansos untuk pengurangan beban masyarakat miskin ekstrem, peningkatan akses layanan dasar, konektivitas wilayah, dan kolaborasi (diperlukan) untuk meminimalkan wilayah kantong kemiskinan,” kata Maruf Amin saat memimpin Rapat Penanganan Kemiskinan Ekstrem di Wilayah Pesisir, Selasa 21 Desember 2021.
Baca Juga: Hari Ibu 2021, Ridwan Kamil Pamer Memasak Jengkol Resep Bung Karno
Ia mengatakan, pada tahun 2021 pemerintah telah berupaya untuk menanggulangi kemiskinan ekstrem di 35 kabupaten prioritas di 7 provinsi dengan 24 kabupaten di antaranya berada di wilayah pesisir.
Tahun 2022 mendatang pemerintah akan memperluas cakupan dengan menanggulangi kemiskinan ekstrem di 212 kabupaten/kota di 25 provinsi dengan 147 kabupaten/kota di antaranya berada di wilayah pesisir.
“Tahun 2022 ini rencana kita adalah untuk menanggulangi kemiskinan ekstrem di 212 kabupaten/kota. Dan ternyata di 212 kabupaten kota itu, 147-nya sama dengan 69,34 persen adalah wilayah pesisir,” ungkapnya.
Baca Juga: BPN-APH Diminta Tindaklanjuti Sengketa Aset Tanah Mundu Mesigit
Dari 147 kabupaten/kota di wilayah pesisir tersebut, lanjut Wapres, terdapat sekitar 1,3 juta penduduk miskin ekstrem yang akan ditangani atau 12,48 persen dari total penduduk miskin ekstrem di Indonesia yang mencapai 10,86 juta jiwa.
“Nanti kita coba yang wilayah pesisir seperti apa penanggulangannya,” ujar Wapres.
Menurutnya, berdasarkan data Kementerian Keuangan, anggaran lintas kementerian tahun 2021 untuk berbagai program peningkatan produktivitas dan pemberdayaan di wilayah pesisir mencapai lebih dari 76 triliun rupiah.
Baca Juga: Heboh Isu Jurusan IPA, IPS dan Bahasa Dihapus di Kurikulum 2022, Begini Penjelasan Kemendikbudristek
“Pada 2021 juga dilakukan penambahan (bantuan) sosial sembako dan bantuan langsung tunai, BLT Desa, pada 35 kabupaten/kota di 7 provinsi (prioritas), yang di antaranya 24 kabupatennya termasuk wilayah pesisir,” urainya.***(Rinda Suherlina)
Editor : inilahkoran


