INILAH, Bogor - Siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Kota Bogor tidak perlu membayar lagi Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN). Kepastian tersebut, hasil dari mediasi beberapa pihak terkait.
Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) dikawal Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Kota Bogor Ahmad Aswandi, menggelar pertemuan dengan Pemkot Bogor, Kamis (11/4) siang WIB.
Ahmad Aswandi menuturkan, pihaknya memfasilitasi, karena masyarakat yang mengadu kepada dewan harus diperjuangkan.
"Alhamdulillah masalah pendidikan adalah hal yang prinsip juga kewajiban pemerintah daerah dan wajib belajar sembilan tahun itu gratis. Hasil kesepakatan saya harap dilakukan, karena hal itu terbaik. Dipastikan gratis," tegas Ahmad kepada INILAH KORAN.
Sementara itu, Plh Wali Kota Bogor Ade Syarif Hidayat mengatakan, segala persoalan bisa tuntas dengan silaturahmi. Dia juga mengimbau
Kementerian Agama (Kemenag) untuk terus berkomunikasi. Pasalnya, tanggung jawab MI ada di Kemenag.
"Permasalahannya yang ada diketahui ada kebutuhan mendesak di Kemenag atau MI, harus ikut ujian tapi anggaran belum ada. Sebetulnya tadi ada aggaran bos bisa dimanfaatkan," tuturnya.
Ade melanjutkan, dana BOS dari APBD Kota Bogor memang dipakai untuk kepentingan operasional dan menggaji guru. Tetapi, Anggaran APBD bisa juga digunakan Disdik untuk membiayai 1.813 siswa MI, sehingga akan dilakukan pergeseran anggaran.
"Ini dari APBD Kota Bogor. Dahulu tidak bayar karena ditanggulangi kemenag provinsi Jawa Barat, karena itu kemenag haru mengetahui hal ini.
Kami sebelumnya selalu menganggarkan karena dua tahun tidak dimanfaatkan tahun ini tidak anggarkan, takutnya kembali jadi Silpa," jelasnya.
Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor H.Fahrudin mengatakan pergeseran anggaran akan dilakukan. "Ini dipastikan gratis, kalau tidak nanti ditakol sama pak Plh Wali Kota Bogor Ade Syarif Hidayat," terangnya.
Sementara itu, Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) yang dimotori Dede Syamsul Anwar menegaskan, pihaknya akan berkiblat ke Disdik Kota Bogor, karena sudah ditegaskan gratis. "Hasil Akhir nya sudah ada, kesepakatan gratis dengan pakai APBD," ujarnya.