ambret Rampas HP Wanita di Jalan Lengkong Besar Bandung, Polisi Buru Pelaku

Seorang wanita menjadi korban penjambretan di Jalan Lengkong Besar, Bandung. Polisi menyelidiki kasus dan memburu pelaku usai rekaman video viral.

ambret Rampas HP Wanita di Jalan Lengkong Besar Bandung, Polisi Buru Pelaku
ilustrasi/net

INILAHKORAN.ID- Aksi kejahatan jalanan kembali meresahkan warga Kota Bandung. Seorang wanita berinisial SYN menjadi korban penjambretan saat melintas di Jalan Lengkong Besar, Kelurahan Cikawao, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, pada Rabu (29/7/2026) malam.

Peristiwa tersebut sempat terekam kamera dan videonya beredar luas di media sosial. Dalam rekaman, korban terlihat berjalan seorang diri sebelum seorang pengendara sepeda motor mendekatinya dan merampas telepon genggam yang sedang dipegang korban.

Kapolsek Lengkong, Aldy Lazuardi, membenarkan adanya laporan tersebut. Polisi telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan bukti.

"Kita mendatangi TKP dan cek CCTV di sekitaran tempat kejadian, mengumpulkan bahan keterangan terkait peristiwa kejadian tersebut," kata Aldy, Jumat (31/7/2026).

Korban Sedang Mencari Apotek

Berdasarkan keterangan korban, SYN sebelumnya menginap di salah satu hotel di kawasan tersebut. Ia keluar untuk mencari obat di apotek terdekat sambil melihat petunjuk arah melalui aplikasi peta di telepon genggamnya.

Saat itulah pelaku yang mengendarai sepeda motor mendekati korban dan langsung merebut ponsel yang sedang digenggam.

"Langsung mengambil handphone yang sedang digenggam oleh korban," ujar Aldy.

Sempat Mengejar Pelaku

Korban yang terkejut sempat berteriak meminta pertolongan dan berusaha mengejar pelaku. Namun, pelaku berhasil melarikan diri dengan sepeda motornya.

"Pelapor merasa kaget dan langsung berteriak 'jambret-jambret' dan mencoba mengejar namun tidak terkejar dan pelaku berhasil melarikan diri," jelasnya.

Polisi Periksa CCTV

Hingga kini, jajaran Polsek Lengkong masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku. Polisi juga memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi guna mengungkap identitas pelaku dan jalur pelariannya.

Kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat menggunakan telepon genggam di ruang publik, terutama ketika berjalan di pinggir jalan, serta segera melapor apabila menjadi korban atau mengetahui informasi yang dapat membantu proses penyelidikan.***


Editor : JakaPermana