Antisipasi Balapan Liar Selama Ramadan, Polrestabes Bandung Tingkatkan Patroli

Polrestabes Bandung akan menindak tegas pelaku balapan liar selama Ramadan dan meningkatkan patroli

Antisipasi Balapan Liar Selama Ramadan, Polrestabes Bandung Tingkatkan Patroli
Anggota jajaran Polda Jabar memberikan arahan dan penindakan kepada pelaku balapan liar. (Istimewa)

INILAHKORAN.ID - Polrestabes Bandung dan polsek jajaran akan menindak tegas para pelaku balapan liar selama Ramadan, dan patroli pun akan ditingkatkan di titik rawan balapan liar. 

Balap liar ini sangat membahayakan, baik bagi pelaku maupun pengguna jalan lainnya. Selama Ramadan, kami akan meningkatkan patroli skala besar di titik-titik rawan,” kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono kepada wartawan, Selasa 17 Februari 2026.

Beberapa ruas jalan protokol dan kawasan yang kerap dijadikan arena Balap liar akan menjadi fokus pengawasan. Polisi juga menggandeng TNI dan unsur pemerintah daerah untuk melakukan patroli gabungan.

Budi menambahkan, pihaknya tidak akan segan menindak tegas pelaku Balap liar sesuai aturan yang berlaku. Kendaraan yang digunakan dapat disita, dan pelaku dapat dikenakan sanksi tilang maupun pidana jika terbukti membahayakan keselamatan orang lain.

“Kami akan lakukan penindakan tegas, termasuk penyitaan kendaraan dan proses hukum sesuai ketentuan,” ujarnya.

Selain patroli, Polrestabes Bandung juga akan mengintensifkan kegiatan preventif seperti penyuluhan ke sekolah-sekolah dan komunitas pemuda guna mengedukasi bahaya Balap liar dan tawuran.

Ia juga mengajak para orang tua untuk turut mengawasi anak-anaknya, terutama pada malam hingga dini hari. “Peran keluarga sangat penting. Pastikan anak-anak berada di rumah pada jam-jam rawan,” ucapnya.

Budi memastikan, pengamanan Ramadan akan dilakukan secara humanis namun tetap tegas terhadap pelanggaran hukum. Tujuannya agar masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan aman dan nyaman.

“Kami ingin Ramadan di Kota Bandung berjalan khusyuk dan kondusif. Mari bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban,” pungkasnya.


Editor : Ahmad Sayuti