Tim Prabu Polrestabes Bandung Amankan 25 Motor Diduga Hendak Balap Liar di Regol

Tim Prabu 2 Polrestabes Bandung mengamankan 25 unit sepeda motor yang diduga akan digunakan untuk aksi balap liar di Jalan Sri Pohaci, Kecamatan Regol, Sabtu.

Tim Prabu Polrestabes Bandung Amankan 25 Motor Diduga Hendak Balap Liar di Regol
Penindakan dilakukan sekitar pukul 02.41 WIB setelah Tim Prabu 2 menerima laporan dari HP Call Center Prabu terkait adanya sekelompok komunitas sepeda motor yang berkumpul di lokasi dan diduga akan melakukan balap liar. (istimewa)

INILAHKORAN.ID - Tim Prabu 2 Polrestabes Bandung mengamankan 25 unit sepeda motor yang diduga akan digunakan untuk aksi balap liar di Jalan Sri Pohaci, Kecamatan Regol, Kota Bandung, Sabtu (27/6/2026) dini hari.

Penindakan dilakukan sekitar pukul 02.41 WIB setelah Tim Prabu 2 menerima laporan dari HP Call Center Prabu terkait adanya sekelompok komunitas sepeda motor yang berkumpul di lokasi dan diduga akan melakukan balap liar.

Saat petugas tiba di lokasi, sejumlah pengendara bersama sepeda motornya tengah berkumpul. Ketika dilakukan pemeriksaan, sebagian besar pengendara berupaya melarikan diri.

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan 25 unit sepeda motor. Sebagian besar kendaraan diketahui menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong. Selain itu, para pengendara yang diamankan juga tidak dapat menunjukkan dokumen kendaraan yang sah saat pemeriksaan.

Petugas kemudian melakukan pendataan terhadap seluruh orang yang berhasil diamankan. Hasil pendataan menunjukkan sebagian di antaranya masih berstatus pelajar, sementara lainnya merupakan masyarakat umum.

Seluruh orang yang diamankan beserta kendaraan yang disita selanjutnya dibawa ke Markas Polrestabes Bandung dengan bantuan personel Satuan Samapta Polrestabes Bandung. Mereka menjalani pendataan, pemeriksaan, serta proses tindak lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Kabag Ops Polrestabes Bandung AKBP Asep Saepudin membenarkan penangkapan tersebut.

“Iya benar kami amankan sekelompok orang dini hari tadi, dimana mereka berniat melakukan kegiatan yang meresahkan masyarakat,” katanya saat dihubungi.

Asep mengimbau masyarakat, khususnya kalangan remaja, agar tidak terlibat dalam aksi balap liar maupun penggunaan kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi teknis karena berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan serta mengganggu ketertiban umum.


Editor : Doni Ramdhani