Antisipasi Lonjakan Pemudik, Kapolda Jabar Cek Jalur Selatan di Pangandaran
Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan melakukan pengecekan kesiapan jalur mudik dan wisata di wilayah Pangandaran menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Lod
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan melakukan pengecekan kesiapan jalur mudik dan wisata di wilayah Pangandaran menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026.
Kunjungan kerja itu dilakukan untuk memastikan kesiapan jalur serta sarana dan prasarana pendukung guna menjamin kelancaran arus mudik dan wisata saat Idul Fitri nanti.
Didampingi jajaran Pejabat Utama Polda Jabar dan Kapolres Pangandaran, Rudi Setiawan meninjau sejumlah titik krusial. Mulai dari perbatasan Tasikmalaya–Pangandaran, perbatasan Jawa Tengah–Jawa Barat, hingga jalur utama menuju kawasan wisata Pantai Pangandaran.
Menurut Rudi, Pangandaran memiliki karakteristik khusus karena menjadi titik temu arus mudik jalur selatan sekaligus destinasi wisata nasional yang diprediksi mengalami lonjakan pengunjung.
“Kami melakukan pemetaan terhadap titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan. Fokus utama Operasi Ketupat Lodaya 2026 adalah memberikan pelayanan prima agar masyarakat dapat mudik dan berwisata dengan aman, nyaman, dan lancar,” kata Rudi dalam keterangannya.
Selain mengecek kondisi jalan dan kelengkapan rambu lalu lintas, Kapolda Jabar juga meninjau kesiapan lokasi Pos Pengamanan (Pos Pam) dan Pos Terpadu. Ia menginstruksikan jajaran Polres Pangandaran untuk memperkuat sinergi dengan instansi terkait, seperti TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, hingga tenaga kesehatan.
Rudi juga mengingatkan seluruh personel agar mengedepankan pendekatan humanis saat bertugas di lapangan, baik dalam pengaturan lalu lintas maupun saat memberikan imbauan kepada masyarakat.
Polda Jabar, lanjut dia, telah menyiapkan sejumlah skema rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan yang diprediksi meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
“Dengan pengecekan lebih awal ini, diharapkan seluruh potensi kendala dapat diantisipasi sebelum Operasi Ketupat Lodaya 2026 dimulai,” pungkasnya.
Editor : Ahmad Sayuti
