Apakah Bisa Melampaui Coachella? HYBE SM JYP dan YG akan Buat Festival Besar Bersama
Empat agensi besar HYBE, SM, JYP dan YG akan patungan buat perusahaan untuk festival musik global seperti Coachella.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Pada awal tahun 2026 ini, HYBE dikabarkan berusaha untuk mendapatkan saham Coachella namun gagal.
Dan kini HYBE nampaknya akan membuat festival musik besar bersama tiga agensi besar lainnya SM, JYP dan YG.
Kini telah dikonfirmasi bahwa perusahaan hiburan besar Korea, HYBE, SM, JYP, dan YG, telah bergabung untuk membentuk usaha patungan guna menciptakan festival global.
Menurut laporan yang dirilis pada hari ini, Kamis, 16 April 2026, keempat agensi tersebut baru-baru ini mengajukan pemberitahuan penggabungan kepada Komisi Perdagangan Adil (FTC) untuk membentuk usaha patungan yang terkait dengan perencanaan konser.
Dilaporkan bahwa usaha patungan tersebut memerlukan peninjauan dari FTC (Komisi Perdagangan Federal), mengingat HYBE diklasifikasikan sebagai konglomerat besar dan SM merupakan afiliasi dari Kakao Group, konglomerat besar lainnya.
Meskipun usaha patungan ini dijadwalkan akan didirikan dengan empat perusahaan yang memberikan kontribusi saham yang sama, struktur spesifiknya, seperti CEO dan dewan direksi, belum difinalisasi.
Telah dikonfirmasi juga bahwa nama perusahaan keempat agensi bersama ini kemungkinan besar adalah “Phenomenon”.
Sesuai namanya, usaha patungan ini akan berfungsi sebagai platform untuk menjalankan proyek Phenomenon, sebuah festival K-Pop global yang dipromosikan oleh Park Jin Young, Ketua Komite Pertukaran dan Kebudayaan Antar-Korea.
Mereka berencana menggelar festival berskala besar di Korea pada tahun 2027 yang menampilkan artis dari keempat agensi tersebut, sebelum memperluasnya menjadi festival global yang dimulai pada Mei 2028.
Mereka berharap dapat membangun "tempat konser K-Pop kelas dunia dan menciptakan festival musik global yang melampaui 'Coachella'."
Namun, warganet merasa ajang tersebut sebaiknya diadakan di tingkat nasional saja, agar dapat menarik lebih banyak orang ke Korea.
“Mari kita lakukan sesuatu, tetapi hentikan perjalanan ke luar negeri," “Tunggu, mereka seharusnya tidak melakukan kunjungan ke luar negeri…”
“Berhentilah berpikir untuk pergi ke luar negeri dan lakukan di Korea agar orang asing bisa datang ke sini. Apa gunanya pergi dan meraih kesuksesan di luar negeri?”
“Lakukan saja di Korea agar orang-orang bisa datang ke sini!," “Lakukan saja di Korea," "Di Korea saja jangan di luar negeri."
“Acara itu hanya akan bermanfaat jika diadakan di Korea. Jika diadakan di luar negeri, apakah orang akan datang? Maksud saya, orang asing akan datang, tetapi…”***
Editor : Irma Nurfajri


