Diketahui,
Jerman melakukan aksi menutupi mulut saat foto pertandingan sebelum mereka kalah 2-1 atas Jepang dalam laga pembuka mereka di fase grup
piala dunia 2022.
Aksi itu sebagai protes terhadap larangan FIFA yang melarang ban kapten "OneLove" selama
piala dunia 2022, yang diketahui merupakan dukungan terhadap LGBT.
"Anda tahu ketika Anda pergi ke Piala Dunia, Anda tahu tidak bisa kalah di pertandingan pertama. Tim-tim yang memiliki pengalaman tampil di turnamen seperti Prancis dan Inggris bermain bagus di pertandingan pertama," ujar Wenger.
"Tim-tim yang sudah siap mental, dengan pola pikir fokus pada kompetisi, bukan
gimik politik," tegasnya.
Jerman tersingkir di fase gugur setelah hanya mampu mengumpulkan empat poin setelah kalah dari Jepang, imbang dengan Spanyol dan mengalahkan Kosta Rika di laga terakhir.
Jepang lolos sebagai juara grup sementara Spanyol finis sebagai runner-up.
Der Panzer harus segera berbenah paska kegagalan terbaru mereka di
piala dunia 2022.***(Ridwan Firdaus)***