Aryna Sabalenka Lepas dari Terkaman Maut Laura Sigemeund, Tebas Jalan ke Semifinal Wimbledon

Aryna Sabalenka lepas dari ancaman maut Laura Siegemund. Dia akhirnya menyegel tiket semifinal Wimbledon 20205 sektor tunggal putri.

Aryna Sabalenka Lepas dari Terkaman Maut Laura Sigemeund, Tebas Jalan ke Semifinal Wimbledon
Aryna Sabalenka maju ke semifinal Wimbledon 2025 setelah mengalahkan Laura Sigemeund. (X @wimbledon)

INILAHKORAN, London – Aryna Sabalenka lepas dari ancaman maut Laura Siegemund. Dia akhirnya menyegel tiket semifinal Wimbledon 20205 sektor tunggal putri.

Aryna Sabalenka, petenis unggulan pertama itu, memenangkan laga perempat final Wimbledon 2025 itu setelah mengalahkan Laura Siegemund 1-6, 6-2, 6-4 dalam waktu hampir tiga jam.

Di semifinal Wimbledon 2025, setelah mengalahkan Laura Siegemund, Aryna Sabalenka akan berhadapan dengan pemenang antara unggulan ke-13 Anisimova melawan Pavlyuchenkova.

Laura Siegemund mengawali pertandingan dengan cemerlang. Dia langsung mematahkan servis Aryna Sabalenka di game pertama. Sabalenka sempat menyelamatkan break point sebelum akhirnya menyerah.

Kemenangan di game pertama itu menambah kepercayaan diri Laura Sigemeund. Dia langsung memenangkan dua game berikutnya, termasuk mematahkan servis Aryna Sabalenka di game ketiga sehingga unggul 3-0.

Aryna Sabalenka, petenis unggulan utama Wimbledon, sempat menunjukkan perlawanan dengan mematahkan servis Laura Siegemund di game kedelapan. Dia nyaris menyamakan kedudukan setelah memepet lawan 4-5.

Tapi, di game ke-10, dia tak kuasa menahan gebrakan Laura Siegemund. Petenis Jerman itu menutup set pertama melalui dua kali set point.

Memasuki set kedua, Aryna Sabalenka mulai menemukan permainannya. Dia sempat unggul 2-0 setelah mematahkan servis Laura Siegemund.

Tapi, petenis Jerman itu langsung membalasnya. Petenis berusia 37 tahun itu bahkan menyamakan kedudukan 2-2.

Setelah kembali mematahkan servis lawan di game keenam, Aryna Sabalenka tak tertahankan lagi. Dia merebut dua game berikutnya dan memenangkan set kedua 6-2 sekaligus memaksakan rubber-set.

Hanya saja, di set ketiga, Laura Sigemund menunjukkan determinasinya yang belum buyar. Dia berbalik unggul 2-1 setelah mematahkan servis Aryna Sabalenka dengan love game di game ketiga.

Kedudukan kembali sama 3-3 setelah Laura Sigemeund gagal mempertahankan servis. Namun, dia kembali unggul setelah balik mematahkan servis Aryna Sabalenka.

Aryna Sabalenka mengambil manfaat setelah Laura Siegemund gagal menyelamatkan break point ketiga di game ke delapan. Untuk pertama kalinya di set ketiga, bahkan sepanjang pertandingan, dia dalam posisi unggul 5-4.

Di game ke-10 itu, tanpa kesulitan Aryna Sabalenka memenangkannya dan mengakhiri perlawanan Laura Siegemund. (*)


Editor : Zulfirman