Asia Afrika Festival 2025 Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata Kota Bandung
Gelaran Asia Afrika Festival (AAF) 2025 membawa dampak signifikan, terhadap sektor ekonomi dan pariwisata di Kota Bandung. Ribuan wisatawan memadati pusat kota selama acara berlangsung, mendorong peningkatan okupansi hotel serta perputaran ekonomi pelaku UMKM dan sektor kuliner.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Gelaran Asia Afrika Festival (AAF) 2025 membawa dampak signifikan, terhadap sektor ekonomi dan pariwisata di Kota Bandung. Ribuan wisatawan memadati pusat kota selama acara berlangsung, mendorong peningkatan okupansi hotel serta perputaran ekonomi pelaku UMKM dan sektor kuliner.
Festival tahunan yang digelar pada 18 Oktober di sepanjang Jalan Asia Afrika itu, menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Jadi ke-215 Kota Bandung (HJKB). Wakil Wali Kota Bandung, Erwin mengatakan, antusiasme pengunjung kali ini melampaui tahun-tahun sebelumnya.
"Alhamdulillah, acara berjalan lancar dan sukses. Hotel-hotel penuh, UMKM ramai pembeli dan wisatawan datang dari berbagai daerah, bahkan mancanegara," kata Erwin pada Selasa 21 Oktober 2025.
Ia mengungkapkan, tingkat okupansi hotel di Kota Bandung mencapai 100 persen selama festival berlangsung. Sementara itu, pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi acara melaporkan lonjakan penjualan.
Data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung menunjukkan, adanya peningkatan kunjungan wisatawan. Baik domestik maupun asing, selama akhir pekan festival. Sentra kuliner, toko cenderamata hingga tempat hiburan mengalami lonjakan aktivitas ekonomi.
"Peningkatan ini menunjukkan, bahwa Asia Afrika Festival bukan hanya hiburan seremonial. Tetapi memberi dampak nyata bagi pelaku ekonomi lokal," ucapnya.
Erwin menyebut, festival ini menampilkan parade budaya dari berbagai daerah di Indonesia dan perwakilan negara-negara Asia dan Afrika. Tercatat, 16 delegasi luar negeri hadir langsung untuk mengikuti acara tersebut.
Menurut ia, kegiatan ini juga memperkuat citra Kota Bandung sebagai kota kreatif dan destinasi wisata unggulan di Indonesia. "Kami ingin setiap tamu yang datang membawa pulang kesan mendalam tentang Kota Bandung sebagai kota yang ramah, kreatif dan penuh semangat kolaborasi," ujar dia.
Asia Afrika Festival merupakan agenda tahunan yang digelar untuk memperingati semangat Konferensi Asia Afrika 1955. Selain sebagai atraksi budaya, festival tersebut diharapkan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Editor : Ahmad Sayuti

