ASN Kota Bogor Perluas Jaringan dengan Golf
Saka Excecutive Golf Club Kota Bogor menggelar turnamen golf Piala Wali Kota Bogor di Permata Golf Sentul, Minggu (24/11) siang. Tercatat ada 150 peserta dari aparatur sipil begara (ASN) dan swasta yang ikut serta dalam turnamen ini.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bogor - Saka Excecutive Golf Club Kota Bogor menggelar turnamen golf Piala Wali Kota Bogor di Permata Golf Sentul, Minggu (24/11) siang. Tercatat ada 150 peserta dari aparatur sipil begara (ASN) dan swasta yang ikut serta dalam turnamen ini.
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, dia mendukung turnamen golf Piala Wali Kota ini karena bagus untuk membangun jaringan Kota Bogor ke pihak swasta jaringan pengusaha.
“Memperluas jaringan pejabat, juga birokrat di lingkungan Pemerintah Kota Bogor. Bisa dilihat lebih banyak juga pihak swasta dalam kejuaraan ini,” ungkap Bima kepada INILAH.
Dia menambahkan, untuk selanjutnya turnamen golf yang kedua kalinya diharapkan digelar di wilayah Kota Bogor, bukan lagi di Kabupaten Bogor. Lapangan golf di wilayah Kota Bogor bisa bergiliran sehingga ada pemasukan dari hotel atau tempat menginap lainnya di Kota Bogor.
“Ini untuk kebersamaan ASN di Kota Bogor. Bisa dilihat di Kota Bogor ada Rancamaya dan Bogor Golf Club. Itu sudah cukup dua saja bergiliran,” tambah Bima.
Sementara itu, Ketua Saka Excecutive Golf Club Kota Bogor, Firdaus mengatakan, kejuaraan Piala Wali Kota ini baru pertama kali digagas sehingga komunitas golf ini tidak hanya untuk berkumpul, tapi bisa menggelar kejuaraan yang bermanfaat.
“Ini kalau tidak dibatasi pesertanya bisa membludak. Saat ini dibatasi 159 peserta, tapi yang mendaftar bisa 200 lebih. Peserta terdiri dari kalangan pengusaha dan pejabat pemerintah. Ini bukti ASN juga mengutamakan kesehatan. Semua olahraga bisa dilakukan bersama dan dukungan wali kota terhadap ini luar biasa,” ungkap Firdaus.
Dia melanjutkan, ke depannya kejuaraan ini tidak hanya sebatas untuk kalangan ASN ataupun pengusaha Kota Bogor, melainkan harus bisa berkolaborasi dengan beberapa vendor, pengusaha di wilayah lain, dan pengelola lapangan golf.
“Saya harapkan komunitas berkembang dan menjadi sebuah komunitas yang memiliki anggota tersendiri. Tidak hanya untuk olahraga, mungkin dalam beberapa event lain kami coba kembangkan agar memberikan pendidikan juga membantu kegiatan sosial lainnya,” pungkasnya. (rizki mauludi/ing)
Editor : Bsafaat

