ASN Muda Bandung Raih Juara 1 Kategori The Future Leader Berkat Inovasi Lean Management Berbasis Notion
ASN yang juga dokter di Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut (RSKGM) Kota Bandung drg. Rizqa Septianoly Pratiwi raih Juara 1 ASN Berprestasi Tingkat Kota Bandung kategori The Future Leader.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – ASN yang juga dokter di Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut (RSKGM) Kota Bandung drg. Rizqa Septianoly Pratiwi raih Juara 1 ASN Berprestasi Tingkat Kota Bandung kategori The Future Leader.
Rizqa dinobatkan sebagai juara melalui proyek The Future Leader bertajuk : “Peran Kepemimpinan Transformasional dalam Implementasi Lean Management dengan Aplikasi Notion untuk Pengelolaan RSKGM Kota yang Efektif dan Efisien.”
Ia berhasil menunjukkan kepemimpinan bukan hanya soal posisi, tapi soal visi, inovasi, dan kemampuan mendorong perubahan.
Dengan pendekatan kepemimpinan transformasional, ia mengajak tim lintas bagian di rumah sakit tempatnya bertugas untuk menyederhanakan alur kerja, mengurangi pemborosan waktu, dan meningkatkan efisiensi pelayanan. Semuanya dengan mengedepankan nilai-nilai kolaboratif dan pemberdayaan karyawan.
Rizqa menjelaskan, lean management sendiri adalah prinsip manajemen yang berfokus pada efisiensi dan penghilangan kegiatan yang tidak memberi nilai tambah. Dalam proyeknya ini, dia menerapkan pendekatan lean untuk menganalisis proses-proses rumah sakit, seperti manajemen jadwal, pelayanan pasien, dan distribusi logistik medis.
“Banyak aktivitas di pelayanan publik, khususnya di rumah sakit, yang sebenarnya bisa dipersingkat tanpa mengurangi kualitas. Lean membantu kami menemukan dan memperbaikinya,” ungkapnya.
Lebih jauh dia menjelaskan, yang membedakan proyek ini dengan inovasi sejenis, yakkni penggunaan aplikasi Notion sebagai alat bantu manajemen proyek. Aplikasi ini biasanya populer di kalangan startup, dan profesional kreatif, namun kali ini dibawa masuk ke dunia birokrasi.
Dengan Notion, tim di rumah sakit bisa membuat dashboard proses pelayanan, memonitor progress perbaikan, membuat to-do list lintas unit/departemen, dan menyimpan dokumen penting secara terstruktur.
“Kami ingin ASN terbiasa berpikir adaptif dan digital. Notion menjadi media kami untuk berkolaborasi secara real-time, fleksibel, dan transparan,” jelasnya.
drg. Rizqa menyebutkan, adapun hasil nyata dari proyek ini, yakni waktu tunggu pasien menurun hingga 20%, kepuasan karyawan meningkat karena pelibatan aktif, laporan dan monitoring internal lebih cepat dan terdokumentasi.
Dengan demikian, tidak heran, proyek ini dinilai bukan hanya inovatif, tapi juga berkelanjutan dan replikatif.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Bandung Adi Junjunan Mustafa, dalam sambutannya saat penyerahan penghargaan, menyebut bahwa karya-karya seperti ini menjadi harapan baru untuk reformasi birokrasi yang lebih bermakna.
“Kita butuh pemimpin masa depan yang bukan hanya cerdas secara teknis, tapi juga mampu memimpin perubahan. Proyek ini membuktikan potensi besar ASN muda kita,” ujarnya.
Melalui kombinasi kepemimpinan transformasional, pendekatan lean, dan kecakapan digital, drg. Rizqa Septianoly Pratiwi membuktikan bahwa ASN bukan lagi sekadar pelaksana, tapi juga inovator dan motor perubahan. Ke depan, diharapkan lebih banyak inovasi serupa bermunculan, tak hanya di Kota Bandung, tapi juga di seluruh Indonesia. *
Editor : Ahmad Sayuti


