Bachril Bakri Pastikan Kualitas dan Keberlanjutan Pasokan Air Bersih di Kabupaten Bogor
Penjabat Bupati Bogor Bachril Bakri meninjau langsung atau mengunjungi Unit Produksi Ciburial yang berlokasi di Desa Pagelaran , Ciomas pada akhir pekan lalu
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Penjabat Bupati Bogor Bachril Bakri meninjau langsung atau mengunjungi Unit Produksi Ciburial yang berlokasi di Desa Pagelaran , Ciomas pada akhir pekan lalu
Kunjungan ini dilakukan bersama Direksi dan jajaran Perumda Air Minum Tirta Kahuripan sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah dalam memastikan kualitas dan keberlanjutan sumber air bersih bagi masyarakat Bogor dan sekitarnya.
Bachril Bakri berharap Unit Produksi Ciburial terus menjadi andalan bagi pemenuhan kebutuhan air masyarakat dan tetap dikelola dengan baik untuk generasi mendatang.
Dalam kunjungan tersebut, Bachril Bakri mengapresiasi kondisi area di sekitar Unit Produksi Ciburial yang tertata rapi dan memiliki sumber air yang luar biasa bersih hingga dapat diminum langsung.
“Saya ingin memastikan bahwa air yang ada disini memang bagus layak diminum oleh masyarakat Kabupaten Bogor dan daerah sekitar. Saya sangat terkesan dengan kondisi area ini rapi bagus dan sumber mata airnya banyak bersih dan sempat saya minum airnya langsung tadi sejuk dingin, dan saya begitu yakin bahwa insya Allah supply air minum bagi masyarakat bisa dipenuhi dari sumber mata air Ciburial ini," ucapnya.
Menurutnya, Unit Produksi Ciburial mampu menghasilkan debit air hingga 500 liter per detik, berasal dari dua sumber utama dan sembilan sumur peninggalan sejarah dari masa kolonial Belanda pada 1922.
Bachril Bakri pun meminta Perumda Air Minum Tirta Kahuripan untuk menjaga dan mengelola sumber air ini dengan baik agar suplai air bersih di Kabupaten Bogor tetap terjamin.
"Saya minta ini dijaga dengan baik, dikelola dengan baik. Jangan sampai air di Kabupaten Bogor dan sekitar terganggu suplynya. Air adalah sumber kehidupan yang sangat penting bagi masyarakat dan Pemerintah daerah harus memastikan ketersediaan air minum atau bersih bagi semua warganya,” pintanya.
Unit Produksi Ciburial dibangun oleh kolonial Belanda sejak Tahun 1918 hingga 1922, lalu dioperasikan sejak Tanggal 23 Desember 1922. Sebelum dikelola oleh Perumda Air Minum Tirta Kahuripan, Unit Produksi Ciburial sempat dikelola oleh PAM Jaya.***
Editor : JakaPermana

