Bandara Husein Segera Beroperasi Kembali, Dishub Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Dishub Kota Bandung menyiapkan rekayasa lalu lintas di kawasan Bandara Husein Sastranegara menjelang beroperasinya penerbangan baru pada 6 Agustus mendatang.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Dishub Kota Bandung menyiapkan rekayasa lalu lintas di kawasan Bandara Husein Sastranegara menjelang beroperasinya penerbangan baru pada 6 Agustus mendatang.
Kepala Dishub Kota Bandung Rasdian Setiadi mengatakan, pihaknya memberikan dukungan dari sisi eksternal bandara. Terutama dalam pengaturan arus kendaraan, pemasangan rambu lalu lintas dan penyediaan fasilitas pendukung agar aktivitas pengguna bandara berjalan lebih nyaman.
“Kesan pertama tentunya harus bagus, baik dari sisi dalam maupun luar bandara. Untuk itu kami memberikan dukungan dari sisi eksternal, khususnya terkait rambu-rambu lalu lintas, manajemen lalu lintas dan fasilitas pendukung di sekitar kawasan Bandara Husein Sastranegara,” kata Rasdian Setiadi, Selasa (14/7/2026).
Salah satu langkah yang dilakukan pihaknya yakni mengubah skema lalu lintas di kawasan bandara. Sebelumnya, akses kendaraan menerapkan sistem satu arah. Namun setelah dilakukan uji coba, skema tersebut disesuaikan menjadi dua arah mempermudah pergerakan kendaraan.
“Setelah dilakukan uji coba, kami melakukan penyesuaian menjadi dua arah agar lebih memudahkan pergerakan kendaraan,” ucapnya.
Rasdian menjelaskan, kendaraan yang menuju bandara tetap menggunakan akses yang sama. Namun pola pergerakan kendaraan di area masuk dan lokasi penurunan penumpang (drop off), mengalami pengaturan ulang guna mencegah terjadinya penumpukan.
“Kendaraan tidak masuk melalui arah kanan di pos 1, tetapi diarahkan ke kiri. Untuk area drop off, kendaraan masuk ke area parkir terlebih dahulu, berputar lalu menuju titik penurunan penumpang di sisi kiri,” ujar dia.
Setelah menurunkan penumpang, kendaraan dapat keluar melalui pos 1 Pajajaran atau menuju pos 4 yang berada dekat kawasan Nurtanio dan flyover. Pihaknya juga memastikan area parkir telah disiapkan bagi kendaraan yang akan ditinggalkan sementara.
Selain itu, Dishub telah melakukan uji coba dan menyiapkan perangkat pendukung seperti traffic control dan water barrier sebagai langkah antisipasi apabila terjadi penyempitan jalur maupun peningkatan volume kendaraan.
“Kami juga sudah melakukan uji coba, dan menyiapkan traffic control dan water barrier sebagai langkah antisipasi apabila terjadi penyempitan jalur atau kepadatan kendaraan,” tandasnya.
Editor : Doni Ramdhani

