Bandung Great Sale Jadi Bagian Penutup Bulan Belanja Bandung

Bandung Great Sale kembali digelar tahun ini sebagai bagian dari rangkaian Bulan Belanja Bandung. Acara itu, sekaligus menjadi penutup dari serangkaian kegiatan yang telah berlangsung sejak Agustus 2025.

Bandung Great Sale Jadi Bagian Penutup Bulan Belanja Bandung

INILAHKORAN, Bandung - bandung great sale kembali digelar tahun ini sebagai bagian dari rangkaian bulan belanja bandung. Acara itu, sekaligus menjadi penutup dari serangkaian kegiatan yang telah berlangsung sejak Agustus 2025.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin mengatakan, bandung great sale tahun ini tidak berdiri sendiri. Melainkan terintegrasi dengan sejumlah agenda lain yang berkaitan dengan perdagangan dan perindustrian.

"bandung great sale ini kita integrasikan dengan berbagai event yang berkaitan dengan perdagangan dan perindustrian, dimulai dari bulan Agustus kemarin. Ada agenda dari APPBI melalui Indonesia Shopping Festival, kemudian dari kami ada Pasar Kreatif Bandung dan dari Apindo ada Hari Belanja Diskon Indonesia," kata Ronny Ahmad Nurudin, Kamis 2 Oktober 2025.

Menurut ia, tiga dari empat kegiatan tersebut telah selesai dilaksanakan. Sementara satu kegiatan lainnya, yaitu Pasar Kreatif Bandung masih berlangsung hingga 5 Oktober mendatang di Sumarecon Mall Bandung.

Sambung ia, seluruh kegiatan tersebut dikemas dalam satu rangkaian besar bertajuk bulan belanja bandung. Penutupan resmi akan digelar pada 4 Oktober 2025 di Sumarecon Mall.

"Untuk Pasar Kreatif Bandung, Alhamdulillah kita sudah memfasilitasi 331 pelaku UKM di delapan mal berbeda. Mereka bisa promosi, memperkenalkan produk dan melakukan branding," ucapnya.

Lebih lanjut, Ronny menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari perayaan Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-215. Penutupan acara dijanjikan berlangsung meriah.

"Insya Allah, tanggal 4 Oktober akan ada kemeriahan sebagai penutup dari kegiatan bulan belanja bandung," ujar dia.

Kata ia, selama kegiatan berlangsung. Sejumlah produk yang ditawarkan pelaku usaha mendapatkan respons positif dari masyarakat. Tiga kategori produk yang paling diminati yakni fashion, kriya atau kerajinan tangan dan makanan dalam kemasan.

Selain itu, pihaknya juga telah menyeleksi 20 pelaku usaha terbaik dari Pasar Kreatif Bandung untuk mengikuti Trade Expo Indonesia pada 15 hingga 19 Oktober 2025 di ICE BSD, Tangerang.

"Mereka sudah melalui proses kurasi karena targetnya ekspor. Ini pameran tahunan dengan pembeli dari mancanegara, jadi produk yang dibawa harus memenuhi standar pasar luar negeri," jelasnya.

Beberapa produk yang akan dibawa ke Trade Expo antara lain produk fashion, kerajinan dari kulit, sepatu dan makanan kemasan. Salah satu produk yang disebut tengah populer di pasar luar negeri adalah Kaila, produk makanan ringan kemasan asal Kota Bandung.

"Produk ini sekarang sedang viral di Taiwan dan Thailand. Ini menunjukkan bahwa produk-produk Kota Bandung punya potensi besar untuk ekspor," ujar dia.

Ia menambahkan, Kota Bandung bukan kali pertama mengikuti Trade Expo Indonesia. Setiap tahun, pelaku usaha binaan Disdagin rutin mengikuti pameran tersebut dan mendapatkan banyak peluang pasar.

"Beberapa pelaku usaha yang ikut tahun lalu, sekarang ikut lagi dengan produk baru. Artinya pameran ini benar-benar memberi dampak nyata bagi pelaku usaha," tandasnya. *


Editor : Ahmad Sayuti