BSI-Wakaf Salman Gelar Webinar The Power of Hajj
Berhaji merupakan impian bagi seluruh umat muslim. Sebagai salah satu penyempurna Rukun Islam, banyak umat muslim yang melakukan usaha terbaik untuk memenuhinya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Berhaji merupakan impian bagi seluruh umat muslim. Sebagai salah satu penyempurna Rukun Islam, banyak umat muslim yang melakukan usaha terbaik untuk memenuhinya.
Namun, sampai saat ini tercatat daftar tunggu haji di Indonesia 15-30 tahun lebih. Ditambah dengan adanya situasi pandemi Covid-19 membuat daftar antrean haji semakin panjang.
Banyak masyarakat Indonesia yang masih terjebak dengan kondisi harus menabung terlebih dahulu sebelum mendaftar haji sehingga keinginan untuk menunaikan ibadah haji semakin lama.
Melihat hal ini, Bank Syariah Indonesia (BSI) berkolaborasi dengan Wakaf Salman menggelar webinar The Power of Hajj, "Gapai Haji Mulai dari Sekarang". Peserta webinar kali ini diikuti oleh 100 orang.
Peserta yang hadir dalam acara ini berasal dari masyarakat umum yang belum maupun sudah memiliki niat berhaji, kalangan muda maupun yang telah berusia, bisa teryakinkan hatinya.
Peserta mendapatkan pengertian bahwa niatnya bisa terwujud dengan menabung khusus untuk keperluan berhaji. Selain itu, peserta juga mendapatkan pengetahuan dan cara untuk bisa mulai menabung, tetap konsisten dalam menabung, serta yang terpenting menjaga niat berhaji dan keyakinan.
Hajj & Umra Departement Head PT Bank Syariah Indonesia Ajeng Mayangratih mengatakan bahwa mewujudkan niat haji harus diawali dengan pembukaan Tabungan Haji di BPS-BPIH (Bank Penerima Setoran Biaya Perjalanan Ibadah Haji). Sesuai dengan PP No. 5 Tahun 2018 Pasal 12 ayat 1 bahwa setiap warga negara yang akan menunaikan ibadah haji harus membuka rekening tabungan Jemaah Haji di BPS-BPIH.
Ajeng juga menjelaskan, tentang beberapa program haji yang dapat dipilih oleh masyarakat Indonesia, Haji Khusus dan Haji Reguler. Perbedaannya terdapat di fasilitas dan masa tunggu. Selain itu, syarat dan tahapan pembukaan rekening haji yang dapat dilakukan oleh masyarakat Indonesia di Bank Syariah Indonesia.
"Beberapa program juga dijelaskan tentang perencanaan keuangan berhaji yang disediakan oleh Bank Syariah Indonesia. Ada program Ayo Berhaji Aman dan Terencana (Abatana) yang menerapkan sistem autodebet sehingga nasabah tidak perlu memisahkan uangnya secara manual tiap bulan," ujar Ajeng, Minggu (8/8/2021).
Selanjutnya, lanjut Ajeng, ada program Tabungan Haji Muda Indonesia yang bisa memudahkan setiap orang untuk haji lebih cepat. Program selanjutnya adalah Program Labbaik Special Gift dengan sistem top up untuk meningkatkan saldo tabungan haji. Pembukaan tabungan haji perlu dilakukan secepatnya karena penundaan membuka tabungan 1 tahun sama dengan menunda keberangkatan haji 4 tahun.
"Demi kebermanfaatan yang lebih luas, Wakaf Salman dan Bank Syariah Indonesia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk segera membuka tabungan haji sejak dini melalui Bank Syariah Indonesia," paparnya.
Selain itu, masyarakat juga dapat berbagi informasi maupun berdonasi membantu sesama. melalui program-program kebaikan di Wakaf Salman melalui donasi yang bisa disalurkan melalui Bank Syariah Indonesia. Penyaluran donasi dan wakaf yang ingin ditunaikan oleh masyarakat bisa disalurkan ke Wakaf Salman melalui Bank Syariah Indonesia.
Selain itu, Perwakilan Funding Hajj & Umra Group Head PT. Bank Sayariah Indonesia, Vita Andrianty menjelaskan setiap muslim memiliki peran untuk menyempurnakan agama dengan berhaji.
"Kami percaya bahwa setiap orang sebetulnya memiliki kemampuan untuk menunaikan haji. Vita mengatakan, Bukan Allah memanggil orang yang mampu, tetapi Allah memampukan orang yang memanggil-Nya," imbuhnya. (okky adiana)
Editor : suroprapanca

