KBB Terapkan e-Parking, Siap Dipandu Parking Officer Someah
Sebanyak 15 titik di Kabupaten Bandung Barat sudah diterapkan elektronik parking seperri di kawasan wisata Lembang dan wilayah lainnya
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung Barat (KBB) resmi menerapkan sistem electronic parking (e-Parking) di sejumlah titik di wilayah Bandung Barat.
Kendati seluruh sistem telah menggunakan teknologi digital, namun pemerintah masih mempergunakan jasa juru parkir (jukir), dan mulai dimodifikasi dengan adanya e-Parking.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) KBB, Lukmanul Hakim menjelaskan, Jukir yang masih eksis itu tetap dipekerjakan dengan mendapatkan upah yang dinilai layak dan sesuai dengan adanya e-Parking tersebut.
Baca Juga: Siltap Perangkat Desa Telat, Hengky Kecewa Kinerja OPD KBB
"Tak hanya itu, para jukir ini mendapat keuntungan dibandingkan sebelumnya. Sebab, mereka sekarang mendapat jaminan BPJS Kesehatan, baik untuk pribadi maupun istri dan dua orang anaknya," katanya saat ditemui, Selasa 12 April 2022.
Ia menyebut, para Jukir ini diberi nama, yakni Parking Officer Someah (Sopan, Menarik dan Amanah). Untuk sementara ini, sebut dia, el-parking ini baru diterapkan 15 titik di empat wilayah di KBB, yakni Lembang, Cililin, Cikalongwetan dan Cipatat.
"Lokasi yang paling potensial tentunya di kawasan wisata Lembang. Kita fokuskan di on street karena off street kewenangan dari Bapenda," ujarnya.
Baca Juga: SK Wali Kota Bandung Yana Mulyana Keluar, Ini Targetnya Usai Dilantik
Lebih lanjut ia menerangkan, proses pembayaran el-parking ini menggunakan sistem aplikasi atau dengan scan Qris BJB.
"Misalkan kita punya BJB Digi atau lainnya bisa juga kita gunakan itu untuk transaksi el-parking," ujarnya.
Kemudian, sambung dia, untuk tarif el-parking ini sesuai dengan Perda yang berlaku, yaitu untuk roda 4 sebesar Rp 2.000,- dan roda 2 sebesar Rp1.000,- untuk satu kali parkir.
"Dengan begitu mudah-mudahan target kita bisa tercapai. Capaian tahun kemarin baru mencapai 46 persen, artinya sekitar Rp560 juta," bebernya.
Baca Juga: TMP Mulai Dikeluhkan Sopir Angkot Cimahi=KBB, Organda Minta DIbangunkan Shelter
Ia menambahkan, dengan adanya el-parking ini pihaknya menargetkan PAD sebesar Rp700 juta. Selain itu, ini juga dilakukan guna meminimalisir kebocoran, sebab jika masih dilakukan secara tunai sangat riskan terjadinya kebocoran keuangan.
"Kita yakin dan optimis bisa tercapai. Kemudian, untuk jukirnya ada tanda khusus karena kami langsung memberikan kaos dan rompinya," tandasnya.*** (Agus Satia Negara).
Editor : inilahkoran


