Bangun Jiwa Wirausaha Siswa, Zurich Lanjutkan Program ZEP di 7 Kota
Zurich Indonesia bersama Z Zurich Foundation dan Prestasi Junior Indonesia (PJI) meluncurkan fase kedua Zurich Entrepreneurship Program (ZEP), sebuah inisiatif pendidikan kewirausahaan, literasi keuangan dan kesiapan kerja bagi pelajar tingkat SMA dan SMK.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - zurich indonesia bersama Z Zurich Foundation dan Prestasi Junior Indonesia (PJI) meluncurkan fase kedua Zurich Entrepreneurship Program (ZEP), sebuah inisiatif pendidikan kewirausahaan, literasi keuangan dan kesiapan kerja bagi pelajar tingkat SMA dan SMK.
Program tersebut, akan berlangsung hingga 2028 dan menargetkan lebih dari 16.900 siswa dari 105 sekolah di tujuh kota, yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, Sidoarjo, Semarang, Yogyakarta dan Denpasar.
Country Manager Zurich Indonesia, Edhi Tjahja Negara mengatakan, keterampilan kewirausahaan dan literasi keuangan merupakan bekal penting bagi generasi muda untuk membangun masa depan yang lebih baik.
“Melalui ZEP fase kedua, kami tidak hanya ingin membangun kemampuan bisnis siswa, tetapi juga memperkuat rasa percaya diri dan kemandirian mereka,” kata Edhi Tjahja Negara, Jumat 12 September 2025.
program ZEP dirancang agar siswa tidak hanya memahami konsep kewirausahaan secara teori, tetapi juga dapat langsung mempraktikkannya melalui pendirian dan pengelolaan usaha mikro di sekolah masing-masing.
Kegiatan tersebut, dilengkapi dengan pelatihan manajemen keuangan. Termasuk investasi dan manajemen risiko, serta pelatihan kesiapan kerja yang fokus pada pengembangan kepemimpinan dan keterampilan mengelola tim.
"ZEP juga menempatkan guru sebagai bagian penting dalam keberlangsungan program. Para pengajar akan dibekali pelatihan dan dukungan agar dapat mengintegrasikan materi kewirausahaan ke dalam kurikulum pembelajaran di sekolah," ucapnya.
Academic Advisor dan Operations Counsel Prestasi Junior Indonesia, Robert Gardiner menekankan, pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekosistem pendidikan kewirausahaan yang berkelanjutan.
“Dengan melibatkan guru sebagai motor penggerak, program ini mampu menjangkau lebih banyak siswa sekaligus membekali tenaga pendidik dengan kapasitas baru,” kata Robert Gardiner.
Selain melibatkan tenaga pendidik, karyawan Zurich Indonesia juga turut ambil bagian sebagai sukarelawan dan mentor bagi para siswa. Mereka memberikan gambaran langsung tentang dunia kerja serta tantangan profesional yang nyata.
Sementara itu, Head of Enabling Social Equity Z Zurich Foundation, Adriana Poglia menekankan, pentingnya menciptakan akses pelatihan dan peluang yang setara bagi generasi muda.
“Setiap hari, kita diingatkan akan potensi besar yang dimiliki generasi muda untuk bermimpi dan mewujudkannya. Yang mereka butuhkan adalah pelatihan yang relevan dan akses yang setara terhadap peluang,” kata Adriana Poglia.
Menurutnya, ZEP fase kedua merupakan bagian dari komitmen Z Zurich Foundation dalam mendorong kesetaraan sosial melalui pendidikan dan pemberdayaan generasi muda.
Sebagai informasi, sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2021, Zurich Entrepreneurship Program telah menjangkau sekitar 9.700 siswa dari 50 sekolah di 14 kota dan kabupaten di Indonesia.
Dengan peluncuran fase kedua ini, Zurich Indonesia dan Z Zurich Foundation menegaskan kembali komitmen mereka dalam mendukung pertumbuhan ekonomi melalui pendidikan kewirausahaan dan pemberdayaan generasi muda. *
Editor : Ahmad Sayuti

