Bangun Kodam Khusus Nusantara di IKN, Kasad: Ini Bagian Transformasi Pertahanan Negara
Hadirnya program pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai Center of Gravity (CoG) tentunya membutuhkan pertahanan di dalamnya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cimahi - Hadirnya program pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai Center of Gravity (CoG) tentunya membutuhkan pertahanan di dalamnya.
Oleh karenanya sebagai bentuk dukungan, TNI Angkatan Darat (AD) sebagai alat pertahanan negara negara bakal membangun Markas Besar (Mabes) yang di dalamnya terdapat Komando Daerah Militer (Kodam) Khusus Nusantara.
"Hari ini saya hadir dalam seminar nasional dalam rangka pembangunan Kodam di IKN," ujar Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman usai membuka seminar nasional di Aula Fisip Universitas Jenderal Achmad Yani, Kamis 2 Februari 2023.
Menurutnya, Kodam Khusus Nusantara ini memang bakal dibangun secara simultan sampai pada tahapan yang disesuaikan dengan pembangunan IKN itu sendiri, yakni sampai tahun 2045.
"Pembangunan Kodam ini juga tentunya bakal dihadapkan pada tantangan dan ancaman yang mungkin timbul," tuturnya.
Termasuk, dengan alutsista dengan modernisasi yang menyesuaikan dengan IKN, serta sistem pemerintahan yang serba modern.
Selain itu, sambung dia, proses pembangunan Kodam Khusus Nusantara juga bakal ditopang Kodam XII dan Kodam VI yang saat ini sudah berdiri lantaran jaraknya yang memang tidak terlalu jauh.
"Jaraknya setengah jam dari Balikpapan. Sedangkan, untuk prosesnya juga nanti bakal dilakukan secara bertahap," ujarnya.
Ia pun menyebut, Kodam Khusus Nusantara ini pun akan didukung juga Mabes TNI AD, Satuan Tempur (Satpur), Bantuan Tempur (Banpur), termasuk Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) yang nanti bakal diperbantukan.
"Pada dasarnya pembangunan ini akan bersama-sama dengan pemerintah dalam rangka pembangunan secara terpadu," sebutnya.
Sementara itu, Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Andi Widjajanto mengatakan, pihaknya mendorong pembangunan Kodam Khusus Nusantara sebagai bagian transformasi pertahanan negara yang harus siap menghadapi tantangan dinamika global di abad 21 menuju 100 tahun Indonesia di tahun 2045.
"Pembangunan Kodam Khusus Nusantara di IKN merupakan tranformasi pertahanan guna mengantisipasi dinamika geopolitik yang baru," katanya.
Sekaligus, tambah dia, penempatan teknologi-teknologi persenjataan akan bisa diadopsi dalam pembangunan Kodam IKN.
"Dengan begitu, Kodam IKN akan menjadi prototipe pertahanan Indonesia," pungkasnya.*** (agus satia negara)
Editor : JakaPermana

