Buka-bukaan PSK Online di IKN Nusantara, Tamunya Banyak, Tidak Pelit, Tidak Tawar-menawar

Kenapa wilayah di sekitar IKN menjadi magnet bagi pelaku prostitusi online? Sejumlah pelaku pun berkisah.

Buka-bukaan PSK Online di IKN Nusantara, Tamunya Banyak, Tidak Pelit, Tidak Tawar-menawar

INILAHKORAN, Penajam Paser Utara – Kenapa wilayah di sekitar IKN menjadi magnet bagi pelaku prostitusi online? Sejumlah pelaku pun berkisah.

Kehadiran prostitusi online memanfaatkan ruang kemajuan di sekitar IKN Nusantara. Kemajuan teknologi digital, meluasnya “pasar”, menjadikan kehadiran mereka mulai marak di sana.

Tapi, bukan hanya itu. Kalau hanya itu, hal serupa pun terjadi di wilayah lain. Ada hal lain yang membuat pelaku prostitusi online senang membuka praktik di sekitar IKN Nusantara.

Dena (25), salah satu pelaku prostitusi online di wilayah IKN, menyebut faktor cuan yang membuat dirinya datang hingga ke wilayah Sepaku di Kabupaten Penajam Paser Utara itu.

“Kami datang karena kata teman di sini tamu banyak, tidak pelit, tidak pernah tawar-menawar, serta banyak pendatang dan ternyata benar," kata Dena, sebagaimana dilansir Antara.

Tarif layanan prostitusi daring di wilayah bervariasi Rp400 ribu sampai Rp600 ribu. Angka pastinya sesuai kesepakatan dengan pelanggan.

Sebagian pelaku prostitusi melakukan aksinya melalui perantara sebagai koordinator.

“Ada yang sendiri dan ada yang gunakan perantara. Kalau kami gunakan perantara yang atur tempat tinggal dan carikan pelanggan. Tidak repot jadinya,” ungkap salah satu pelaku prostitusi lainnya yang mengaku bernama Rena (27).

Praktik prostitusi online tersebut menimbulkan keresahan masyarakat setempat. Pasalnya, sebelum pembangunan IKN mulai muncul, relatif tak terlihat ada pergerakan prostitusi online di wilayah Sepaku tersebut.

Karena itu, dibutuhkan kolaborasi yang kuat dalam upaya penertiban karena dapat memicu timbulnya masalah baru di tengah masyarakat.

Informasi yang diperoleh, kendati belum menerima laporan resmi dari masyarakat dan mengetahui di media sosial tentang praktik prostitusi di sekitar wilayah IKN, Polda Kalimantan Timur melakukan langkah penyelidikan sebagai upaya antisipasi. (*)


Editor : Zulfirman