Respon Cepat Aduan Masyarakat, Polisi Bogor Bongkar Praktik Prostitusi Online
Polresta Bogor Kota dan instansi terkait menggelar razia praktik prostitusi di salah satu hotel kawasan Jalan Sudirman, Kecamatan Bogor Tengah pada Senin 5 Mei 2025 malam. Hasilnya sebanyak tiga wanita diamankan karena diduga pelaku prostitusi online melalui aplikasi percakapan di handphone.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, bogor - Polresta bogor Kota dan instansi terkait menggelar razia praktik prostitusi di salah satu hotel kawasan Jalan Sudirman, Kecamatan bogor Tengah pada Senin 5 Mei 2025 malam. Hasilnya sebanyak tiga wanita diamankan karena diduga pelaku prostitusi online melalui aplikasi percakapan di handphone.
Kapolresta bogor Kota Kombes Polisi Eko Prasetyo menuturkan, menindaklanjuti aduan dari masyarakat mengenai dugaan praktik prostitusi online yang terjadi di kawasan Air Mancur, Polresta bogor Kota bersama instansi terkait bergerak cepat dengan melaksanakan razia gabungan Senin 5 Mei 2025.
"Kegiatan ini merupakan bentuk respons cepat dan nyata dari aparat kepolisian dalam menjaga ketertiban umum serta menindak praktik-praktik yang meresahkan masyarakat," ungkap Eko dalam keterangan tertulis pada Selasa 6 Mei 2025.
Eko memaparkan, dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat dalam aktivitas prostitusi berbasis online. Mereka kemudian dibawa ke Polsek bogor Tengah untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan pendataan. Ia menegaskan bahwa razia ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum serta pembinaan sosial, guna menciptakan lingkungan yang sehat dan bermoral.
"Kami akan terus menindaklanjuti laporan masyarakat dan menegakkan aturan demi menjaga ketertiban serta mencegah praktik-praktik yang melanggar norma hukum dan sosial," jelasnya.
Eko memaparkan, Polresta bogor Kota mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif dengan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan yang dapat mengganggu ketertiban umum, sebagai bagian dari upaya bersama menciptakan Kota bogor yang aman dan bermartabat.
Sementara itu, Kapolsek bogor Tengah Kompol Agustinus Manurung memaparkan, dilaksanakan operasi yustisi atau operasi prostitusi online, Michat dalam rangka menindaklanjuti adanya aduan masyarakat.
"Hasil operasi yustisi telah diamankan tiga orang cewek open BO," ungkap Agustinus kepada wartawan pada Selasa 6 Mei 2025.
Agustinus menerangkan, razia digelar bersama TNI dan Satpol PP Kota bogor untuk menindaklanjuti aduan masyarakat. Tiga wanita diamankan berinisial N (20) asal Sukabumi, serta C (26) dan R (26) asal Bandung, Jawa Barat.
"Jadi ketika kami amankan, pengakuannya itu ada yang sudah sempat melayani tamu dua kali. Tetapi ada juga yang sedang menunggu tamu. Untuk barang bukti yang kami amankan adalah tiga unit handphone, 15 alat kontrasepsi atau kondom dan kemudian ada minyak pelumas juga," terang Agustinus.
Agustinus menjelaskan, kepada Polisi, ketiga wanita tersebut mengaku baru sebulan beroperasi secara mandiri tanpa muncikari di wilayah bogor. Mereka memasang tarif ratusan ribu rupiah untuk sekali transaksi.
"Jadi pengakuan yang orang Bandung ini baru sebulan operasi di wilayah bogor, cuma berpindah-pindah, dia tidak berada di satu tempat. Pengakuannya (untuk tarif) Rp175 ribu sampai Rp300 ribu sekali transaksi. Tidak ada muncikari, mereka bekerja sendiri, buka aplikasi pakai handphone-nya sendiri," pungkasnya.
Editor : JakaPermana


