Bangun Stasiun Jasinga Rp5 Triliun, Pemkab Bogor Memilih Dukungan Pemerintah Pusat
Pemkab Bogor berharap mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat untuk mewujudkan rencana pembangunan double track dan Stasiun Jasinga.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Pemkab Bogor berharap mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat untuk mewujudkan rencana pembangunan double track dan Stasiun Jasinga.
Hal itu demi mewujudkan pusat perekonomian baru di wilayah Bogor Barat tersebut, baik di Kecamatan Jasinga maupun Kecamatan Cigudeg hingga perekonomian masyaraiat juga turut meningkat.
"Kami butuh dukungan pemerintah pusat untuk membangun double track dan Stasiun Jasinga, karena biayanya Rp4-5 triliun," kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Baperida) Kabupaten Bogor Bambam Setia Aji kepada wartawan, Kamis (2/7/2026).
Bambam menambahkan, jajarannya lebih membutuhkan dukungan pemerintah pusat dibanding investor. Hal itu karena bagaimanapun investor mengejar keuntungan sebesar-besarntya, sementara jabatan bupati-wabup Bogor terbatas.
"Jabatan bupati kan lima tahun, sementara investasi idealnya mendapatkan untung 10 tahun lebih. Oleh karena itu, karena gak ingin punya beban, Bupati Bogor Rudy Susmanto lebih berharap untuk mendapatkan dukungan pemerintah pusat," jelasnya.
Dia menuturkan, Pemkab Bogor siap membebaskan lahan untuk mewujudkan rencana pembangunan double track dan Stasiun Jasinga.
"Kami siap mensediakan anggaran untuk pembebasan lahannya, dari Stasiun Tenjo hingga titik lokasi rencana pembangunan Stasiun Jasinga. Nanti kami berdikusi kembali dengan Kementerian Perhubungan," tuturnya.
Editor : Doni Ramdhani

