Bantu Promosi, Disperindag Jabar Hadirkan Produk IKM dari 27 Kota/Kabupaten di BIJB Kertajati

Guna membantu sarana promosi, Dinas Perindustrian dan Perdagangan atau Disperindag Jabar memfasilitasi dengan menghadirkan produk industri kecil menengah (IKM) dari 27 kabupaten/kota di BIJB Kertajati, Kabupaten Majalengka.

Bantu Promosi, Disperindag Jabar Hadirkan Produk IKM dari 27 Kota/Kabupaten di BIJB Kertajati
Kepala Disperindag Jabar Noneng Komara Nengsih mengatakan, pihaknya akan mendirikan gerai atau tenant khusus produk IKM di BIJB Kertajati sebagai tindak lanjut dari permintaan Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin yang ingin seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mendorong optimalisasi bandara tersebut. (yuliantono)

INILAHKORAN, Bandung - Guna membantu sarana promosi, Dinas Perindustrian dan Perdagangan atau Disperindag Jabar memfasilitasi dengan menghadirkan produk industri kecil menengah (IKM) dari 27 kabupaten/kota di BIJB Kertajati, Kabupaten Majalengka.

Kepala Disperindag Jabar Noneng Komara Nengsih mengatakan, pihaknya akan mendirikan gerai atau tenant khusus produk IKM di BIJB Kertajati sebagai tindak lanjut dari permintaan Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin yang ingin seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mendorong optimalisasi bandara tersebut. 

Noneng Komara menuturkan, upaya dari Disperindag Jabar pada pekan lalu di BIJB Kertajati merupakan salah satunya menyediakan tempat bagi produk-produk estetik IKM di wilayah Ciayumajakuning. Dimana hal tersebut merupakan langkah awal, dari rencana lanjutan dalam pengembangan IKM di BIJB Kertajati.

“Kalau yang kemarin itu baru booth kecil. Kita akan buat yang lebih besar lagi sehingga seluruh produk kriya dari seluruh kabupaten/kota ikut serta disana,” katanya, Kamis 7 Desember 2023.

Terlebih, kata dia, pengelola BIJB Kertajati sudah menyiapkan tiga tempat bagi tenant permanen berukuran besar, yang bisa menampung produk-produk IKM di areal kedatangan dan keberangkatan. 

“Nanti akan ditempatkan petugas khusus dan bisa melayani transaksi pembelian produk,” terangnya.

Sehingga diharapkan, arahan dari Pj Gubernur Bey Machmudin mengenai produk IKM agar lebih dikenal dan menarik perhatian pengunjung dapat terealisasi, melalui upaya ini.

“Harapannya penumpang di Kertajati bisa membeli dan membawa oleh-oleh hasil IKM dan para pengrajin,” harapnya.

Selain Disperindag imbuh Noneng, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Barat turut menggelar pameran dan bazar produk-produk kriya di Bandara Kertajati. 

“Kemarin itu hanya display produk dari 27 pesantren yang tergabung dalam program One Pesantren One Product Jawa Barat dan Dekranasda Kabupaten/Kota se-Jawa Barat,” ucapnya.

Noneng berharap, upaya menghadirkan produk-produk IKM tersebut selain mendorong promosi dan transaksi produk, juga bisa memicu masyarakat untuk menjadikan Bandara Kertajati sebagai pilihan utama melakukan perjalanan udara. 

“Sesuai arahan Pak Pj Gubernur, kita harus mendorong agar bandara Kertajati diramaikan,” tandasnya.

Sebelumnya, Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin mengatakan BIJB Kertajati harus bisa diramaikan dengan beragam event. Sehingga harapannya, bandara kebanggaan masyarakat Jabar tersebut dapat dikenal secara luas dan memberi dampak di sektor pariwisata dan ekonomi pada kawasan Ciayumajakuning, meliputi Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan lebih berkembang.  

“Jawa Barat sudah memiliki BIJB Kertajati yang juga peringkat kedua bandara terluas di Indonesia, dan saat ini kami terus promosi. Adapun salah satu daya tariknya adalah pariwisata Jabar yang sangat beragam, dari mulai gunung, kuliner, fashion, sampai wisata bahari juga ada,” tutur Bey Machmudin baru-baru ini. 

Fasilitasi tiket gratis antarmoda dengan kuota 16 ribu hingga akhir Desember ini, serta pameran IKM guna mempromosikan produk, diyakini dapat mendekatkan keberadaan Bandara Kertajati dengan masyarakat.
 
"Tidak hanya penumpang, masyarakat juga ada yang ingin tahu Kertajati. Jadi kita juga berharap promosi itu mengubah Kertajati, baik dan bagus, dari masyarakat. Jadi tidak hanya penumpang pesawat, bagi masyarakat dan pelajar bisa. Jadi ini upaya kita mempromosikan Kertajati,” imbuhnya.*** (yuliantono)


Editor : Doni Ramdhani