Bantuan Dijatuhkan dari Udara Rusak Parah, Warga Desa Manalu Terpaksa Pungut Beras dari Tanah

Viral video yang menunjukkan warga di Tapanuli Utara terpaksa memungut beras yang jatuh ke tanah.

Bantuan Dijatuhkan dari Udara Rusak Parah, Warga Desa Manalu Terpaksa Pungut Beras dari Tanah
viral warga pungut beras bantuan

INILAHKORAN - bantuan untuk warga terdampak di Desa Manalu Purba, Kecamatan Parmonangan, Kabupaten Tapanuli Utara, kembali menuai sorotan. 

Sebuah video yang diunggah oleh akun Instagram andreli_48 memperlihatkan warga menyampaikan keluhan karena paket bantuan berupa beras dan mi instan mengalami kerusakan parah setelah dijatuhkan dari udara.

Dalam video yang direkam oleh Fransikus Purba, terlihat seorang pria berdiri di atas hamparan terpal biru dengan puluhan paket bantuan yang sudah hancur. 

Beras tampak berserakan di tanah, sementara bungkus mi instan terlihat penyok dan robek. Beberapa warga, termasuk anak-anak, menyaksikan kondisi bantuan tersebut dengan raut kecewa.

Pria di video tersebut menunjukkan isi kantong bantuan yang sebagian besar sudah remuk setelah menghantam tanah saat dijatuhkan. Ia kemudian menumpahkan beras yang telah bercampur tanah dan debu ke atas terpal sebagai bentuk protes. Warga lain tampak memunguti sisa beras yang masih bisa diselamatkan.

Kejadian ini memicu keluhan masyarakat setempat yang menilai metode penyaluran bantuan justru merugikan mereka. Alih-alih menerima bahan makanan yang bisa langsung dikonsumsi, mereka harus memilah dan menyelamatkan beras yang jatuh di tanah.

“Bantuan dijatuhkan, tapi yang sampai tinggal serpihan, tolong lah," ujar salah satu warga dalam video tersebut.

Warga berharap pemerintah dan pihak terkait mengevaluasi cara penyaluran bantuan, terutama bagi daerah yang sulit diakses, agar kejadian serupa tidak terulang dan bantuan dapat diterima dalam kondisi layak.

Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pemerintah daerah mengenai proses penyaluran bantuan tersebut maupun penyebab kerusakan paket bantuan di Desa Manalu Purba. Video ini terus mendapatkan perhatian publik setelah viral di media sosial.


Editor : Firda Rachmawati