Batam Kena Blackout Hampir 18 Jam, Bahlil: Kena Kelelawar atau Apa Kira-kira Begitu
Bahlil menyebutkan penyebab blackout di Batam hampir 18 jam disebabkan salah satunya karena hewan kelalawar.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Sebelumnya pada hari Senin, 12 Oktober 2026, Kota Batam, Kepulauan Riau, mengalami pemadaman listrik atau blackout hampir 18 jam.
Menanggapi masalah tersebut, Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia menyebut dugaan penyebab blackout yang terjadi di Batam, berasal dari sejumlah persoalan teknis, termasuk gangguan jaringan akibat petir hingga dugaan hewan yang terkena jaringan listrik.
Berdasarkan laporan yang diterimanya, Bahlil mengatakan terdapat beberapa kendala teknis dalam pengelolaan jaringan listrik di wilayah tersebut.
"Ada beberapa persoalan teknis di wilayah Batam dan ada beberapa jaringan yang kena trouble karena ada petir, menurut mereka. Dan ada kesalahan teknis lah, kira-kira begitu," ujar Bahlil.
Salah satu dugaan penyebab gangguan tersebut menurut Bahlil juga berkaitan dengan hewan, yang disebutnya kemungkinan kelelawar.
Namun, Bahlil tidak merinci lebih lanjut mengenai kronologi maupun keterkaitan faktor tersebut dengan pemadaman listrik.
"Teknisnya itu ada tiga, salah satu di antaranya adalah katanya ada hewan atau apa yang kena kelelawar atau apa, kira-kira begitu ya," ungkapnya.
Bahlil menegaskan gangguan tersebut menjadi perhatian pemerintah dalam upaya memperbaiki pelayanan kelistrikan kepada masyarakat.
Bahlil juga menyebut perbaikan jaringan listrik perlu dilakukan secara lebih intensif di sejumlah daerah.***
Editor : Irma Nurfajri
