Bazaar Ramadan Berkah Harus Ditambah

Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan, menginginkan di tahun mendatang frekuensi  operasi pasar murah maupun Bazar Ramadan Berkah ditambah. Hal ini agar program-program tersebut lebih efektif lagi dalam menekan kenaikan harga bahan pokok.

Bazaar Ramadan Berkah Harus Ditambah
(Reza Zurifwan)

INILAH, Cibinong – Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan, menginginkan di tahun mendatang frekuensi  operasi pasar murah maupun Bazar Ramadan Berkah ditambah. Hal ini agar program-program tersebut lebih efektif lagi dalam menekan kenaikan harga bahan pokok.

“Bazar Ramadan Berkah 1440 H dan operasi pasar murah merupakan support Pemerintah Kabupaten Bogor dalam mengendalikan harga pasar, namun hanya berlangsung dua hari. Waktu yang tidak begitu lama. Tahun depan frekuensi dan durasinya harus ditambah,” ucap Iwan kepada wartawan di Cibinong, Selasa (28/5).

Dia menerangkan dengan bertambahnya frekuensi maupun durasi, Dinas Koperasi dan UKM maupun Dinas Perdagangan dan Industri serta Dinas Ketahanan Pangan bisa  lebih lama waktu sosialisasinya.

“Masyarakat luas harus tahu bahwa ada operasi pasar murah dan Bazar Ramadan Berkah di lingkungamnya hingga program subsidi ini lebih tepat sasaran,” terangnya.

Politisi Partai Gerindra ini menuturkan di bulan Ramadan, kebutuhan bahan pokok terbilang luar biasa hingga berefek melonjaknya harga. Bawang putih, daging sapi, daging ayam, telur ayam, dan cabai, adalah sebagian yang potensial naik.

“Sudah biasa setiap Ramadan atau menjelang Idul Fitri kebutuhan meningkat. Pemerintah perlu hadir supaya tidak ada spekulan memainkan peran di tengah tingginya kebutuhan pokok ini. Pemkab Bogor sudah memiliki tim penganggulangan inflasi daerah (TPID) dan tidak hanya mengandalkan dinas terkait,” tutur Iwan. 

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor Ronny Sukmana melanjutkan Bazaar Ramadan Berkah berbeda dengan pasar bazar murah lainnya.

“Di Bazaar Ramadan  Berkah ini selain menjual murah kebutuhan pokok juga menjual murah produk UKM Bumi Tegar Beriman, puluhan pelaku UKM hari ini dan besok menjual produknya dengan harga yang bersaing dengan kualitas ekspor,” lanjut Ronny. (reza zurifwan/ing)
 


Editor : Bsafaat