Begini Cerita Sedih Siswa SMA SLBN A Padjadjaran Pindah ke SLB Negeri Cicendo
Belasan siswa SMA SLBN A Padjadjaran mulai pindah ke SLB Negeri Cicendo. Keunikan terjadi saat mereka mulai mengenali lingkungan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Belasan siswa SMA SLBN A Padjadjaran mulai pindah ke SLB Negeri Cicendo. Keunikan terjadi saat mereka mulai mengenali lingkungan.
Sebelum menempati ruang kelas di SLB Negeri Cicendo, para siswa SMA SLBN A Padjadjaran tersebut dipapah oleh para guru dan orang tua berkeliling ke beberapa ruangan untuk mengenal situasi dan kondisi lingkungan yang baru.
Anisa Siti Nurfiansyah (20), siswi kelas X SMA SLBN A Padjadjaran mengaku cukup sulit untuk beradaptasi dengan situasi dan kondisi di SLBN Cicendo. Pasalnya, sekolah tersebut dikhususkan untuk tuna rungu, sedangkan dirinya penderita tuna netra.
Meski demikian, ia bersama dengan teman-temannya berupaya beradaptasi lebih cepat agar tetap bisa bersekolah walaupun di tengah fasilitas yang seadanya.
“Tergantung mobilitas seseorang, pasti kita menjajaki medan yang baru. Ya jadi terasa asing rasanya, harus banyak mobilitas,” ujar Anisa.
Sebanyak 18 dari 111 siswa tingkat SMA pada SLBN A Padjadjaran, mulai beralih pada Senin 19 Mei 2025. Mereka direlokasi imbas ruang kelas di gedung C dan D sekolahnya yang berada di Sentra Wyata Guna direnovasi untuk dibangun Sekolah Rakyat.
Kepala SLBN A Padjadjaran Gun gun Guntara mengatakan, pihaknya terpaksa memindahkan sebagian siswa untuk sementara waktu karena beberapa ruang kelas harus direnovasi.
"Dan kita akan kembali lagi nanti setelah renovasi dan kita juga berharap kita punya gedung yang nyaman nanti kedepannya supaya anak-anak juga bisa belajar dengan aman terutama," kata dia.
Dia pun membantah, terkait isu pengusiran yang berkembang di sosial media. Menurutnya, hal tersebut hanya asumsi dari beberapa pihak dari informasi yang tidak utuh.
"Jadi isu pengusiran, penggusuran itu tidak, itu sangat salah ya. Itu istilahnya bukan pengusiran tapi pengosongan untuk di renovasi. dan kita akan kembali ke sana," pungkasnya. (*)
Editor : Zulfirman


